Oke, sekarang kamu sedang mencari tahu bagaimana cara digital marketing kamu jadi lebih baik dengan marketing automation. Aku bisa tebak bagaimana tim kamu sekarang. Tim marketing kamu berusaha setiap hari untuk menjalankan banyak strategi untuk mendapatkan lead dan tim sales kamu menghabiskan waktu mereka untuk mengumpulkan, mengorganisir, dan memprospek lead-lead tadi. Dan sekarang kamu mulai melihat masalah efesiensi?
Tentunya tim marketing kamu ingin memaksimalkan keahlian terbaik mereka, membuat dan menjalankan campaign kreatif. Lalu, tim sales kamu juga ingin bisa fokus untuk melakukan keahlian mereka, yaitu menjual produk atau layanan kamu.
Jadi bagaimana kamu bisa membuat mereka fokus ke masing-masing keahlian mereka? Solusinya adalah marketing automation atau otomasi marketing.
Pengertian Marketing Automation
Definisi paling simple dari marketing automation adalah Penggunaan software untuk mengotomatiskan dan menyederhanakan tugas
Saat kamu bekerja di digital marketing, kamu sadar kalau banyak tugas yang membutuhkan banyak waktu untuk dibuat dan dieksekusi. Seperti mengirim campaign email, mengirim invoice pembayaran, konten sosial media, merespon pertanyaan, dan banyak lagi. Intinya, strategi CRM dari digital marketing kamu sebenarnya dapat dilakukan dengan marketing automation.
Apa sih software marketing automation?
Kalau sekarang kita bisa bilang software disini sebagai platform yang bekerja untuk melakukan automasi yang terjadi, ya seperti asisten digital. Kamu menggunakan automation sesuai dengan kebutuhan bisnis kamu untuk jadi lebih rapi, menambah keuntungan, menaikan kepuasan pelanggan, hingga menyederhanakan pekerjaan. Untuk bisnis kecil melakukan otomasi akan sangat menguntungkan.
Emangnya gimana sih cara kerja marketing automation?
Cara kerja marketing automation
Ada banyak kerjaan yang dilakukan manual dan juga repetitif: reminder, follow-up pertanyaan, laporan, email, konten sosial media, dan lainnya. Memang sih tidak begitu rumit, namun kegiatan ini tetap menyita waktu dan tidak memberikan ruang untuk pekerjaan lain yang seharusnya juga dilakukan.
Dengan marketing automation kamu
Bayangkan kamu sedang menjual produk kamu, ribuan orang mengunjungi situs web atau sosial media kamu. Namun tingkat ketertarikan mereka berbeda-beda, ada yang ingin langsung membeli namun ada juga yang hanya ingin membandingkan produk kamu. Jadi bagaimana membuat mereka tertarik? Jawabannya lead generation
Ini adalah salah satu contoh lead generation:
- Kamu membuat sebuah pdf tentang tips marketing 2021 yang bisa di download di website. Untuk mendapatkannya mereka hanya harus memasukan nama, email, dan beberapa informasi lain. Kamu sudah mendapatkan lead baru.
- Ketika lead tadi sudah cocok dengan kriteria yang ditentukan (contohnya membuka landing page, mendownload pdf, dan membuka newsletter.) kamu bisa menambahkan mereka ke daftar kontak cold lead untuk dijadikan warm lead.
- Kontak di daftar tadi akan menerima campaign khusus yang secara bertahap menjadikan mereka warm lead yang memiliki ketertarikan lebih besar dalam membeli produk.
Ini adalah gambaran set-up otomasi di lead generation:
- Sehari setelah lead mendownload pdf kamu tadi, mereka akan dikirimkan email sebuah video atau artikel tentang “Algoritma TikTok 2022” secara otomatis.
- Pada hari ke 2, email “Kisah Sukses Dengan Influencer Marketing” juga dikirimkan otomatis.
- Pada hari-hari berikutnya kamu akan mengirimkan konten berupa kode promo untuk pendaftar/konsumen baru.
- Bagi akun yang menggunakan kode promo itu akan secara otomatis terdaftar di database sebagai “pengguna kode promo konsumen baru”. Penggunaan itu juga menandakan kalau mereka adalah warm lead yang layak untuk di prospek dan kamu bisa memasukan mereka ke CRM kamu untuk menerima lebih banyak konten dan promo yang dikhususkan untuk mereka.
Wow, ada banyak yang harus dipelajari. Luangkan waktu kamu untuk memahaminya karena itu baru bagian awal dari marketing automation. Setelah menjadikan mereka lead yang bisa diprospek, kita akan menjadikan mereka pelanggan setia kamu.
Marketing automation: upselling
Setelah mereka menerima melakukan pembelian pertama, kamu bisa melakukan upselling atau menawarkan lebih dari yang mereka punya dengan menawarkan plan yang lebih tinggi dengan harga yang murah.
Lalu kamu bisa melakukan cross-sale produk/layanan opsional lain, misalnya menjual template post instagram atau toner setelah mereka membeli sabun cuci muka.
Akhirnya, kamu bisa membuat cycle-based selling atau penjualan berbasis siklus. Misalnya: Template konten Instagram special Natal & Tahun Baru untuk bulan November, Desember dan Januari.
Oke itu adalah satu siklus mulai dari pencarian lead hingga penjualan yang semuanya dilakukan otomatis, mulai dari data lead yang didapatkan dan dikumpulkan, email yang dikirim secara berkala, menaikan tingkat lead ke kontak campaign khusus, hingga melakukan penjualan.
Sekarang kita akan menjabarkan bagimana semua tahap dari otomasi marketing tadi bisa bermanfaat untuk bisnis.
Manfaat Marketing Automation
Otomasi marketing tidak hanya bisnis yang besar dan budget yang banyak, malah otomasi sistem marketing sangat membantu untuk bisnis kecil. Karena bisnis kecil biasanya yang paling menghadapi masalah waktu dan sumber daya. Dengan tool seperti OCA, semua jenis bisnis dari bisnis kecil hingga enterprise akan mudah untuk melakukan otomasi marketing.
- Membangun kedekatan dengan konsumen: Jika kamu hanya mempromosikan melalui iklan atau konten organik, sangat kecil kemungkinan audiens kamu bisa menjadi lead. Kamu memerlukan automasi marketing, seperti newsletter, untuk membangun dan menjaga kedekatan kamu dengan mereka. Dengan membantu audiens kamu mempelajari tentang produk dan layanan melalui beberapa channel secara teratur dan kreatif, maka akan memperbesar kemungkinan mereka untuk membeli produk atau layanan kamu.
- Membantu tim Sales: Tidak cukup untuk berinteraksi dengan lead kamu sekali, kamu harus melakukan pendekatan yang lebih intens dan sering. Misalnya mengirimkan email follow-up untuk pengunjung website kamu, tidak melakukan checkout belanjaan, pengingat meeting, atau membantu konsumen kamu menyelesaikan kesulitan pembayaran. Jika semua itu dilakukan otomatis sangat membantu kinerja tim sales kamu untuk fokus melakukan penjualan.
- Lacak journey konsumen: Dengan otomasi marketing membantu kamu untuk lebih mengenal prilaku konsumen kamu dengan melacak journey mereka. Misalnya seperti berapa lama mereka melakukan transaksi, titik dimana mereka biasanya memutuskan pembelian, dan konten seperti apa yang paling berhasil.
- Automasi media sosial: Dengan tool seperti Hootsuite kamu bisa membuat sosial media kamu mem-posting konten dengan otomatis. Yang kamu harus lakukan adalah memasukan caption, gambar, link, dan hashtags dan jadwalkan. Kamu bisa menjadwalkan post kamu dan tool itu akan mem-posting sesuai waktu dan tanggal yang kamu tentukan. Sehingga kamu bisa fokus ke konten yang kreatif dan eksekusinya.
- Dapatkan laporan: Laporan kegiatan marketing digital kamu bisa dukumpulkan secara otomatis, bahkan hingga mengolah data yang ada dalam bentuk visual dan analisis dasar. Ada banyak tool yang bisa kamu gunakan, yang paling umum dan mudah adalah Google Analytics. Kamu bisa dengan mudah mengotomasi laporan susai dengan aturan yang kamu buat dan tanpa memerlukan skill coding. Kamu cukup menyediakan sumber data yang dihubungkan ke tool (seperti Google Analytics).
- Jawab otomatis dengan chatbot: Sederhananya, chatbot adalah asisten virtual yang membantu kamu untuk membalas chat masuk secara otomatis. Respon yang diberikan oleh chatbot akan tergantung dari bagaimana kamu membuatnya. Chatbot dapat mengirim pesan teks, gambar, video, link, bahkan menerima semua itu tadi. Chatbot sangat membantu untuk banyak hal terutama sekarang preferensi pelanggan ingin chatnya dibalas cepat. Chatbot sangat cepat diadaptasi karena manfaatnya yang besar, seperti mempercepat respon, menurunkan bounce rate, mendapatkan data konsumen, dan menghemat sumberdaya.
Penutup
Marketing automation atau otomasi pemasaran adalah solusi untuk eskalasi bisnis kamu lebih cepat. Strategi ini membantu kamu untuk mendapatkan dan menjaga lead yang masuk, meningkatkan sales, memperbanyak pembelian, meningkatkan kepuasan konsumen.
Yang paling penting, otomasi mempermudah hidup kamu dan tim, untuk bisa fokus ke hal yang lebih penting daripada kegiatan repetitif. Kamu bisa mulai untuk itu semua dengan menggunakan OCA dengan tekan tombol dibawah ini.
