
Apabila disebutkan satu produk minuman soda apa yang akan terlintas dipikiran kamu? Sebagian besar orang pasti akan menjawab Coca-Cola. Itulah yang dinamakan dengan brand awareness. Di mana merek tersebut akrab dan dekat dengan target pasar. Branding konsisten di semua channel yang selaras dengan brand awareness meningkatkan revenue hingga 23%.
Penting bagi bisnis untuk bisa dikenali dan memiliki awareness tinggi di pasar. Di artikel ini, OCA akan menjawab lebih dalam mengenai pengertian brand awareness, tingkatan brand awareness, dan cara meningkatkan brand awareness.
Apa itu Brand Awareness?

Brand awareness atau kesadaran merek adalah istilah marketing yang menggambarkan sejauh mana konsumen, pelanggan, atau masyarakat mengenali dan mengingat suatu produk atau merek.
Semakin dikenal produk tersebut, semakin tinggi tingkatan brand awarenessnya yang akan memudahkan bisnis mendapat kepercayaan pelanggan dan menguasai pasar. Menciptakan brand awareness dalam bisnis juga menjadi kunci dalam mempromosikan setiap produknya.
Berikut manfaat jika bisnis memiliki brand awareness:
- Meningkatkan Kesadaran Merek
Tujuan utama brand awareness adalah membuat pelanggan sadar bahwa merek bisnis kamu itu ada di pasaran. Awareness dapat ditingkatkan paling mudah melalui visualisasi logo, nama, simbol, dan sebagainya.
- Mudah Menarik Pelanggan Baru
Ketika keberadaan bisnis kamu mulai disadari oleh calon pelanggan dan memiliki branding baik, kemungkinan akan mendatangkan pelanggan baru karena penasaran. Terlebih jika produk yang disajikan memang memiliki kualitas bagus.
- Menarik Kepercayaan Pelanggan
Membangun kesadaran merek akan mempengaruhi kepercayaan pelanggan. Misalnya, merek A mengklaim dirinya sebagai penjual teh dengan rasa otentik dan harga terjangkau. Apabila kualitas dan klaim sesuai, kepercayaan pelanggan terhadap merek tersebut akan meningkat. Hal ini berdampak pada kepercayaan pelanggan lain yang ingin mencoba bisnismu. Brand awareness yang tinggi sering kali menghasilkan rekomendasi dari mulut ke mulut yang efektif dan gratis.
- Mengurangi Biaya Marketing Jangka Panjang
Brand yang sudah dikenal publik dengan citra positif cenderung mengeluarkan biaya pemasaran yang relatif rendah dalam jangka panjang. Alasannya karena pelanggan sudah familiar dan mempercayai produk-produk dari brand tersebut.
- Meningkatkan Preferensi Merek
Pelanggan cenderung memilih merek yang mereka kenal dan percaya. Demikian, brand lama yang sudah terkenal cenderung lebih banyak dibeli pelanggan dibanding brand baru. Kesadaran merek yang baik dapat meningkatkan preferensi pelanggan dalam mencari produk yang mereka inginkan.
4 Tingkatan Brand Awareness

Terdapat empat tingkatan brand awareness yang dikenal dengan sebutan piramida brand awareness. Berikut penjelasan lengkapnya!
Unaware of Brand
Unaware of brand berarti merek tidak dikenali. Hal ini menjadikan unaware of brand adalah tingkatan brand awareness yang paling rendah. Biasanya terjadi kepada bisnis yang baru mulai merintis dalam hitungan bulan atau tahun.
Berada di tingkatan ini menjadi hal yang paling sulit dan pasti dialami sebagian besar bisnis. Di tahap ini, seseorang bahkan tidak menyadari atau mengenali suatu brand meski sudah ditunjukkan produk tersebut sekalipun karena masyarakat masih kurang familiar. Apabila dalam berbisnis kamu berada di tahap ini, perlu strategi pemasaran yang tepat untuk naik ke tingkat selanjutnya. Kamu bisa mengenali brand kepada masyarakat langsung dengan membuka booth dalam bazar, melakukan iklan di platform media sosial, ataupun membagikan produk tester.
Brand Recognition
Berada satu tingkat lebih tinggi, merek yang berada pada tingkat brand recognition dapat dikenali oleh segelintir orang tetapi dengan bantuan (aided recall), seperti iklan, logo, visualisasi produk, dan lain-lain. Seseorang hanya bisa mengingat merek ini apabila disediakan petunjuk. Hal ini menjadikan brand recognition sebagai tingkatan minimal brand awareness yang harus dimiliki setiap bisnis.
Brand Recall
Lebih tinggi lagi, sebuah merek bisa berada di tahap brand recall. Seseorang atau audiens bisa mengingat brand tersebut tanpa petunjuk apapun. Sebagai contoh, dalam satu kategori mobil listrik seseorang bisa menyebutkan lima brand berbeda. Merek yang berada di urutan 2-5 sudah masuk ke tingkatan awareness brand recall. Merek-merek yang disebutkan tersebut bahkan menjadi opsi untuk menggantikan produk pada urutan pertama yang akan dibeli oleh masyarakat.
Top of Mind
Menjadi top of mind menjadi incaran setiap bisnis. Top of mind adalah merek yang menempati puncak pikiran seseorang. Jika disebutkan satu jenis produk, maka orang-orang akan langsung terpikirkan dengan satu merek ini. Mereka akan mengingat merek ini secara spontan tanpa bantuan apapun.
Sebagai contoh, Indomie merupakan merek mie instan yang sudah menjadi top of mind di masyarakat. Bahkan, masyarakat akan langsung menyebutkan merek ini, bukan kategori produk ketika ingin membelinya. Saat sebuah merek sudah berada di puncak tertinggi, biasanya mereka paling besar potensinya dalam mendominasi pasar.
Cara Meningkatkan Brand Awareness dengan Platfrom Broadcast
Membangun brand awareness salah satunya dilakukan melalui broadcast. Berikut ini adalah cara meningkatkan brand awareness yang dapat dilakukan menggunakan platform broadcast:
Identifikasi Tujuan dan Target Audiens

Tujuan pasti mempermudah kamu meningkatkan kesadaran merek. Tentukan tujuan terlebih dahulu, seperti meningkatkan traffic website, mendorong interaksi di media sosial, meningkatkan awareness, ataupun penjualan. Selain menetapkan tujuan, kenali siapa target bisnis kamu. Target yang salah sasaran tidak akan efektif karena tidak relevan dengan permasalahan mereka. Tentukan lokasi, minat, kebiasaan, usia, gender, bahkan hingga pekerjaan untuk target audiens yang lebih detail.
Pilih Platform Broadcast yang Tepat

Pemilihan platform broadcast dalam meningkatkan awareness brand harus disesuaikan dengan target audiens. Ada banyak platform yang bisa kamu pilih dan masing-masingnya pasti memiliki karakteristik berbeda.
- Email: jangkau pelanggan yang telah berlangganan newsletter
- SMS: kirim pesan singkat untuk menginformasikan penawaran khusus
- WhatsApp: manfaatkan WhatsApp untuk menyampaikan pesan langsung kepada pelanggan
- Media sosial: tingkatkan interaksi, update terkini, dan hubungan bisnis dengan pelanggan
Kembangkan Konten dengan Personalisasi secara Konsisten

Meningkatkan awareness pelanggan terhadap bisnis dilakukan dengan cara mengembangkan konten yang relevan dengan target audiens pilihanmu. Gunakan gambar atau video yang menarik perhatian pelanggan dan memiliki sentuhan dari branding bisnismu, seperti logo. Supaya semakin menarik, buat personalisasi pesan sesuai dengan preferensi pelanggan. Personalisasi membuat pesan tetap relevan sehingga pelanggan tidak merasa terganggu dengan pesan yang disampaikan.
Frekuensi Pengiriman Pesan

Tentukan jadwal pengiriman yang paling optimal berdasarkan keaktifan audiens. Pastikan frekuensi pengiriman pesan tidak terlalu sering agar tidak dianggap spam. Kamu bisa membagi jadwal pengiriman pesan 2x seminggu untuk terlihat aktif sehingga pelanggan tetap ingat dengan brand kamu.
Tingkatkan Awareness Lebih Tinggi dengan Platform Broadcast OCA!
Sudah tahu kan betapa pentingnya kesadaran merek dalam sebuah bisnis? Membangun dan meningkatkan brand awareness adalah investasi jangka panjang bagi sebuah bisnis. Kamu bisa tingkatkan awareness dengan cara yang mudah menggunakan platform broadcast OCA. Kirimkan broadcast promosi, pengenalan produk, hingga penjualan sekaligus. Buat personalisasi dan sesuaikan pesan dengan target audiens kamu. Daftar sekarang!

Leave a Reply