Platform komunikasi paling popuker di dunia adalah WhatsApp dengan lebih dari 2 miliar pengguna. Platform ini sekaligus dimanfaatkan banyak bisnis, terutama UMKM untuk meningkatkan penjualan online mereka melalui sistem pendekatan tidak langsung kepada pelanggan mereka. Dengan potensi jangkauan yang luas, WhatsApp menjadi platform ideal untuk bisnis sekelas UMKM menjual produk secara online. Namun, supaya jualan tetap laris, ada strategi dan cara jualan online yang perlu kamu perhatikan.
Melalui artikel ini OCA akan membagikan strategi dan cara jualan online paling ampuh menggunakan platform WhatsApp. Yuk, baca selengkapnya!
Cara Jualan Online di WhatsApp
1. Gunakan WhatsApp Business

Berbeda dari WhatsApp biasa yang sering digunakan sehari-hari, WhatsApp Bisnis membantu para pelaku UMKM lebih optimal dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Aplikasi WhatsApp Business dirancang khusus dengan berbagai fitur yang memudahkan pengelolaan bisnis, seperti profil bisnis, pesan otomatis, label, katalog produk, hingga statistik pesan.
Dengan WhatsApp Business, kamu bisa memberikan informasi lebih lengkap kepada pelanggan dan calon pelanggan, termasuk di dalamnya alamat, jam operasional, ataupun link ke media sosial dan website bisnis. Kemudian, ada juga fitur katalog yang memungkinkan kamu menampilkan produk atau layanan yang dijual. Memanfaatkan fitur katalog memudahkan pelanggan melihat informasi produk tanpa harus bertanya.
2. Bangun Database Kontak Pelanggan

Membangun database kontak pelanggan mendorong bisnis menjaga kedekatan hubungan. Cara jualan online agar laris di WhatsApp cukup bergantung pada seberapa besar database kontak yang kamu miliki. Oleh karena itu, langkah awal yang sangat penting adalah membangun database pelanggan yang besar dan relevan.
Berikut beberapa cara mengumpulkan database kontak pelanggan:
- Meminta nomor pelanggan saat mereka melakukan pembelian
- Menyertakan link nomor WhatsApp (link wa me ) di media sosial agar calon pelanggan bisa langsung menghubungi bisnis
- Mengadakan promo atau diskon khusus untuk mendaftar melalui WhatsApp
- Memperbarui database kontak pelanggan agar tetap relevan
3. Manfaatkan Fitur Broadcast WhatsApp

Salah satu fitur WhatsApp yang sering digunakan untuk jualan online adalah broadcast. Fitur broadcast banyak dimanfaatkan untuk membagikan informasi massal ke pelanggan, seperti diskon, jam operasional khusus, paket promosi, dan sejenisnya tanpa harus menghubungi pelanggan satu per satu.
Broadcast pada akun WhatsApp bisnis mampu mengirim pesan ke 256 kontak dalam sekali klik. Apabila kebutuhan bisnismu lebih dari itu, kamu bisa manfaatkan platform blast seperti OCA Blast untuk mengirimkan ribuan pesan broadcast dalam sekali klik.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar broadcast kamu semakin efektif:
- Jangan mengirim pesan broadcast terlalu sering karena berpotensi dianggap spam oleh pelanggan
- Personalisasikan pesan dengan menggunakan nama penerima atau memberikan penawaran yang relevan berdasarkan riwayat pembelian mereka
- Buat pesan singkat, jelas, dan mengandung Call to Action (CTA) yang kuat, seperti “Hubungi kami sekarang untuk memesan!” atau “Klik tautan berikut untuk mendapatkan diskon spesial!”
4. Buat Grup WhatsApp untuk Komunitas Pelanggan

Membangun komunitas WhatsApp (WhatsApp Community) berisi pelanggan-pelanggan merupakan salah satu cara yang menjaga pelanggan tetap terhubung dengan bisnis. Kamu bisa membuat grup WhatsApp berbeda dalam satu komunitas yang sama, seperti mengelompokkan pelanggan menjadi pelanggan setia, pelanggan baru, ataupun reseller.
Grup WhatsApp dalam komunitas pelanggan juga memberikan kesempatan untuk menciptakan interaksi yang lebih dekat dengan pelanggan. Namun, penting untuk menjaga agar grup ini tidak terlalu berisik atau spam, sehingga pelanggan merasa nyaman berada di dalamnya. Pastikan kamu memberi nilai lebih kepada anggota grup, misalnya dengan memberikan tips, informasi eksklusif, atau promo khusus yang hanya bisa didapatkan di grup tersebut.
5. Gunakan WhatsApp Stories untuk Promosi
Bagi pemilik akun WhatsApp Business, kamu bisa membuat Status WhatsApp berdurasi 24 jam. Fitur ini memungkinkan kamu mengunggah gambar, video, atau teks yang muncul di dalam menu Update milik pelanggan. Fitur ini bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk, menawarkan diskon flash sale, atau memperkenalkan produk baru.
Pastikan untuk membuat konten visual yang menarik dan informatif agar stories lebih efektif. Penggunaan call to action seperti “Balas untuk Dapatkan Promo” atau “Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut” juga bisa meningkatkan respons dari pelanggan.
6. Berikan Layanan Pelanggan yang Cepat dan Responsif
Kunci sukses dalam jualan online ialah layanan pelanggan yang responsif. Memiliki waktu respon kurang dari 1 jam dalam berjualan online menjadi poin plus sebuah bisnis. Pelanggan cenderung lebih memilih bisnis yang memberikan respon cepat atas pertanyaan atau keluhan mereka. Di WhatsApp, waktu respon sangat penting karena pelanggan biasanya mengharapkan jawaban instan.
Untuk itu, manfaatkan fitur Pesan Otomatis atau mengintegrasikan dengan CRM yang dilengkapi chatbot. Dengan fitur ini, kamu bisa mengirim pesan otomatis kepada pelanggan ketika mereka menghubungimu di luar jam operasional, atau ketika sedang tidak dapat merespon segera. Pesan otomatis bisa berupa konfirmasi bahwa pesan mereka sudah diterima, atau memberikan informasi terkait jam operasional bisnis.
7. Tawarkan Promo dan Diskon Khusus WhatsApp
Memberikan promo atau diskon khusus ke pelanggan yang berinteraksi lewat WhatsApp bisa menjadi salah satu cara jualan online supaya laris. Misalnya, kamu bisa menawarkan diskon 15% untuk setiap pembelian dari WhatsApp, atau memberikan voucher gratis ongkir saat mereka melakukan transaksi pertamanya. Diskon dan promo ini tidak hanya menarik perhatian pelanggan baru, tetapi juga membantu menjaga loyalitas pelanggan lama.
8. Pantau dan Evaluasi Strategi Penjualan
Evaluasi secara berkala membantu kamu menyusun strategi paling efektif bagi bisnis. Pantau dan evaluasi hasil dari setiap strategi yang kamu terapkan. Manfaatkan fitur statistik pesan di aplikasi WhatsApp Business untuk mengetahui jumlah pesan terkirim, terbaca, atau diterima. Selain itu, kamu juga bisa meminta feedback langsung dari pelanggan untuk mengetahui apa yang mereka sukai atau tidak sukai dari cara berjualan di WhatsApp.
Cara jualan online laris di WhatsApp memerlukan strategi yang tepat, mulai dari menggunakan aplikasi WhatsApp Business, membangun database pelanggan, hingga memanfaatkan fitur broadcast dan stories. Dengan memberikan layanan yang cepat dan responsif, serta menawarkan promo menarik, kamu bisa meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan bisnis melalui platform ini. Evaluasi terus strategi Anda untuk memastikan bahwa jualan online di WhatsApp semakin laris dan menguntungkan.
Tingkatkan Potensi Jualan Online di WhatsApp Bersama OCA
Setelah membaca tips di atas, kamu bisa maksimalkan potensi jualan online dengan memanfaatkan platform Blast dan CRM pada bisnismu. Platform Blast memungkinkan kamu mengirimkan ribuan pesan yang sudah dipersonalisasi ke ribuan pelanggan dalam sekali klik. Sementara itu, CRM mendorong kamu memberikan respon cepat dalam berjualan online. Di tambah, OCA bisa menyediakan laporan analitik pada tiap platform untuk memastikan strategi yang diterapkan berjalan lancar. Tertarik tingkatkan potensi bisnis? Yuk, pakai OCA sekarang!

Leave a Reply