WhatsApp kini sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari para penggunanya dengan pengguna lebih dari 2 miliar di seluruh dunia. Rata-rata pengguna mengakses WhatsApp lebih dari 17 jam per bulannya. Besarnya potensi WhatsApp membuat bisnis beralih menggunakan channel ini untuk menjangkau para pelanggannya. Salah satu fitur unggulan dari WhatsApp yang banyak digunakan bisnis adalah WhatsApp Notification.
WhatsApp Notification memungkinkan setiap bisnis mengirimkan pesan broadcast kepada pelanggan terkait promosi, update informasi, dan keperluan lain yang lebih personal. Fitur ini menjadikan informasi yang disampaikan lebih efektif. Lalu bagaimana caranya mengirimkan WA notification di akun bisnis? Cari tahu informasi lengkapnya melalui artikel OCA berikut ini!
Apa itu WhatsApp Notification?

WhatsApp Notification
WhatsApp notification adalah pesan yang dikirimkan bisnis secara otomatis kepada para pelanggannya dengan tujuan mengirimkan update atau informasi penting. Setelah itu, bisnis akan menerima status pesan notifikasi yang dikirimkan ke pelanggan (terkirim, terbaca, dibuka). Contoh notifikasi WA dari bisnis ke pelanggan, seperti konfirmasi order, promosi terkini, pengingat pembayaran, pengingat janji, dan sebagainya.
Setiap bisnis yang ingin mengirimkan notifikasi ke pelanggan mereka perlu menggunakan template yang telah disetujui oleh WhatsApp agar tetap memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Tujuan ini agar pelanggan tidak menganggap pesan yang dikirimkan oleh bisnis sebagai spam.
Syarat Mengirim Notifikasi WA

Pelaku bisnis bisa mengirimkan WhatsApp notification menggunakan WhatsApp Business dan WhatsApp Business API. Supaya bisa mengirimkan notifikasi WA ini, tentunya ada beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh bisnis. Ketentuan syarat ini dibuat untuk mencegah penyalahgunaan fitur dan menjaga kualitas layanan WhatsApp.
Syarat Kirim Notifikasi untuk WhatsApp Bisnis
Jika menggunakan akun WhatsApp Business reguler, kamu bisa mengirimkan notifikasi ke pelanggan dengan fitur broadcast. Tentu kamu harus memiliki aplikasi WA Business dan mendaftarkan akun tersebut. Notifikasi lewat WA Bisnis reguler sangat cocok diimplementasikan bisnis UMKM. Berikut syarat yang perlu dipenuhi oleh bisnis:
- Menggunakan broadcast untuk kirim notifikasi ke pelanggan yang telah menyimpan nomor telepon bisnis terlebih dahulu.
- Mengirim notifikasi ke maksimal 256 kontak unik dalam sekali waktu.
- Akun WhatsApp Bisnis harus terverifikasi dengan nomor telepon bisnis.
Syarat Kirim Notifikasi untuk WhatsApp Business API
Bagi skala bisnis lebih besar seperti perusahaan dengan banyak pengguna dan pelanggan, kamu bisa menggunakan WhatsApp Business API untuk mengirimkan notifikasi tanpa batas ke pelanggan. WhatsApp Business API tentunya lebih lengkap dibandingkan WA bisnis reguler. Berikut syarat yang harus kamu penuhi sebelum mengirimkan WhatsApp notification ke pelanggan dengan WhatsApp Business API:
- Memiliki izin bisnis resmi berupa NIB/SIUP/NPWP
- Mendaftar dan mendapatkan persetujuan WhatsApp untuk mengajukan API
- Bekerja sama dengan penyedia layanan WhatsApp Business resmi seperti OCA Indonesia untuk membantu proses verifikasi dan integrasi.
- Membuat template pesan yang mendapat persetujuan WhatsApp sebelum mengirimkan notifikasi WA ke pelanggan
- Mematuhi kebijakan dan peraturan yang berlaku, termasuk GDPR.
Mengirimkan notifikasi menggunakan WhatsApp Business API bisa lebih menguntungkan bisnis karena alasan berikut ini:
- Mengirim pesan tanpa batas ke pelanggan sekaligus, baik ribuan hingga jutaan pesan.
- Pelanggan tidak harus menyimpan kontak bisnis untuk bisa menerima notifikasi WA.
- Mengintegrasikan WhatsApp dengan chatbot secara otomatis
- Membagi segmentasi pelanggan berdasarkan perilaku atau demografi, sehingga dapat mengirimkan pesan yang lebih relevan.
- API memungkinkan bisnis mengintegrasikan WhatsApp Business dengan sistem CRM, sehingga data pelanggan bisa disinkronkan.
Cara Mengirim WhatsApp Business Notification

Kamu bisa mengirimkan notifikasi kepada pelanggan dengan dua cara, yakni menggunakan push notification manual dan push notification otomatis. Berikut ini caranya:
Push Notification Manual
Manual push notification adalah cara pengiriman pesan WhatsApp secara langsung kepada pelanggan tanpa otomatisasi. Ini biasanya dilakukan sebagai respons terhadap sebuah inisiatif dari pelanggan, seperti pertanyaan, keluhan, atau pemesanan. Namun, proses ini memiliki keterbatasan karena tidak bisa mengirimkan pesan massal ke pelanggan sebab sepenuhnya bergantung kepada inisiatif pelanggan untuk memulai percakapan dengan bisnis. Proses ini melalui tiga tahapan:
- Pelanggan memulai percakapan dengan bisnis
- Bisnis membalas pesan pelanggan dalam kurun waktu 24 jam
- Mengirim notifikasi kepada pelanggan sebagai tindak lanjut percakapan sebelumnya
Push Notification Otomatis
Push notification WhatsApp otomatis adalah pengiriman pesan WhatsApp secara otomatis tanpa perlu interaksi langsung dari pelanggan. Ini memungkinkan bisnis untuk mengirim pesan secara proaktif berdasarkan aturan atau kejadian tertentu. Push notification otomatis WhatsApp menguntungkan bisnis dari segi efisiensi tinggi saat mengirimkan pesan massal. Fitur ini dapat diimplementasikan untuk konfirmasi pemesanan, pengingat pembayaran, pemberitahuan pengiriman, promosi dan penawaran khusus. Berikut cara kerja dari push notification otomatis:
- Bisnis membuat template pesan yang telah disetujui oleh WhatsApp.
- Sistem otomatis mengirimkan pesan berdasarkan trigger tertentu, seperti pemesanan, pembayaran, atau pengingat janji temu.
- Pesan dapat dikirimkan kepada banyak pelanggan sekaligus.
Contoh Notifikasi WA Bisnis

Berikut ini beberapa contoh notifikasi WA yang dikirimkan berbagai bisnis menggunakan WhatsApp Business:
1. Pesan Reservasi
Perusahaan dapat mengirimkan notifikasi reservasi kepada pelanggan, lengkap dengan detail pemesanan. Contohnya adalah:
“Hai, [nama pelanggan],
Terima kasih telah mempercayakan Hotel A sebagai tempat bermalam untuk hari Kamis, 30 November 2023. Cek detail booking Anda di [tautan].”
2. Pesan Pengingat Janji
Isi notifikasi WhatsApp Business juga bisa berupa pengingat janji. Biasanya notifikasi semacam ini digunakan oleh rumah sakit, klinik, dan praktek semacamnya. Contoh pesannya adalah:
“Halo, [nama pelanggan],
Kami ingin memberi informasi bahwa janji temu kamu dengan dr. [nama] telah dijadwalkan pada hari Sabtu, 2 Desember 2023 jam 10.30 WIB.
Mohon konfirmasi setidaknya 24 jam sebelumnya apabila tidak bisa menghadiri janji temu ini.
Terima kasih.”
3. Pesan Pengiriman Barang
Notifikasi WA Business juga sering digunakan untuk update pengiriman barang kepada pelanggan, supaya pelanggan tahu apakah produk yang dipesannya sudah diproses atau belum. Berikut ini contoh pesannya:
“Kabar baik, [nama pelanggan],
Pesanan Anda dengan nomor xxxxxxxx sudah dikirim dari gudang kami. Pesanan diperkirakan akan sampai ke alamat Anda dalam 2 hari kerja.
Untuk melacak pesanan Anda, silakan klik tautan berikut ini: [tautan].”
Dengan WhatsApp Business API, kamu bisa mengotomatiskan komunikasi bisnis dan memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Bayangkan, Anda bisa mengirim notifikasi pesanan, update pengiriman, hingga promosi secara otomatis dan personal. Yuk tingkatkan efisiensi bisnis dalam mengirim pesan notifikasi WA ke pelanggan. Daftar WA Bisnis API OCA dengan klik link berikut ini dan rasakan perbedaannya! Sssttt… Gratis konsultasikan kebutuhanmu!

Leave a Reply