Di tengah digital marketing yang begitu berkembang, WhatsApp Business tampil menonjol dan bahkan disebut-sebut sebagai game changer. Aplikasi ini menyediakan platform yang memungkinkan terjadinya interaksi antara pelanggan dan bisnis yang interaktif. Dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif, kehadiran WhatsApp dalam komunikasi sehari-hari tak dapat dipungkiri.
Bagi bisnis, WA Business dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan calon pelanggan potensial yang belum dimaksimalkan, hanya dengan satu pesan saja. Menggunakan WhatsApp Business bukan hanya sekedar mengikuti tren saja, tapi dapat meningkatkan perangkat marketing perusahaan dan memuaskan pelanggan dengan menghadirkan layanan yang lebih baik.

Apa Itu WhatsApp Business?
WhatsApp Business adalah platform inovatif yang dapat digunakan untuk bisnis dari skala mikro, kecil, menengah, hingga besar sekalipun untuk mengoptimalkan komunikasi bisnis dengan pelanggan. Dengan aplikasi ini, perusahaan dapat berinteraksi dengan jauh lebih mudah dengan klien, menyediakan customer support, dan bahkan mengirimkan promosi ke pelanggan.
WhatsApp Business dirilis tahun 2016 berupa aplikasi di perangkat seluler yang sama saja dengan WhatsApp reguler, tapi khusus digunakan untuk komersial. WhatsApp Business memang cocok untuk skala bisnis apa pun, tapi mungkin bagi bisnis besar ada keterbatasannya karena fitur bisnis yang disediakan merupakan fitur basic.
Jika ingin mendapatkan fitur yang lebih maju, tersedia WhatsApp Official Business Edition. Namun meski terbatas, bagi banyak perusahaan WhatsApp Business sudah memenuhi kebutuhan mereka dan bisa digunakan dengan gratis pula, sehingga sangat menghemat biaya marketing.
Apa Itu WhatsApp Official Business Edition?
WhatsApp Official Business Edition sering juga disebut dengan WhatsApp Business API atau WhatsApp API. Ini merupakan kategori WhatsApp yang paling canggih karena dilengkapi dengan berbagai fitur bisnis yang komplit. Di antaranya mengirim pesan bulk yang tak terbatas, bisa digunakan di banyak perangkat dan dipegang oleh agen atau admin lebih banyak, template pesan, chatbot, dan masih banyak lagi.
WhatsApp Official Business Edition dirancang untuk perusahaan berskala menengah hingga besar yang ingin memanfaatkan WhatsApp sebagai salah satu perangkat marketing mereka.
Cara Menggunakan WhatsApp Business
Apa pun tipe WhatsApp Business yang akan brand kamu gunakan, kunci utamanya adalah tetap konsisten mengelolanya agar terus memuaskan bagi pelanggan. Jika dimanfaatkan dengan baik, maka perusahaan dapat membangun basis pelanggan yang setia di WhatsApp. Mulai gunakan WhatsApp Business dengan beberapa tips di bawah ini:
1. Buat Profil Profesional
Langkah pertama ini penting untuk menampilkan identitas brand di WhatsApp Business yang profesional. Tampilkan logo dengan gambar beresolusi tinggi, tambahkan info kontak perusahaan seperti nomor telepon, alamat email, dan alamat fisik.
Deskripsi singkat terkait bisnismu harus dibuat singkat tapi tetap informatif. Berikan gambaran terkait bisnismu dan spesialisasinya. Disarankan untuk memasukkan jam operasional untuk mengelola ekspektasi pelanggan. Dengan jam operasional, pelanggan tahu kapan harus menghubungi dan kapan agennya aktif.
2. Gunakan Quick Replies
Quick Replies atau Balasan Cepat merupakan salah satu fitur WhatsApp Business yang sangat menguntungkan untuk menghemat waktu. Cukup dengan mengetik ‘delivery’ misalnya, maka akan dikirimkan balasan terkait proses pengiriman barang. Quick Replies akan sangat membantu untuk pertanyaan umum.
Dari sisi pelanggan, Quick Replies memuaskan mereka karena mendapat tanggapan dan solusi yang cepat. Sedangkan dari sisi bisnis pun waktu jadi tak banyak terbuang untuk membalas pertanyaan umum satu-persatu. Quick Replies bisa diatur dulu sejak awal untuk memberikan kesan konsisten dan profesional.
3. Memanfaatkan Pesan Otomatis untuk Engagement Pelanggan
Pesan otomatis merupakan perwakilan perusahaan yang siap sedia menyambut pelanggan yang menghubungi WhatsApp Business kapan pun dan di mana pun, seolah tidak pernah tidur. Siapkan pesan selamat datang untuk pelanggan yang baru pertama kali menghubungi. Pesan ini bisa cukup menyapa saja ditambah perkenalan layanan bisnis atau ditambah dengan tawaran khusus.
Jangan lupa membuat pesan otomatis khusus untuk waktu di luar jam operasional. adanya respons setidaknya menandakan bahwa pesan pelanggan sudah diterima dan akan segera ditanggapi begitu jam operasional sudah dimulai. Contohnya adalah: “Terima kasih sudah menghubungi kami. Jam operasional kami adalah 08.00 – 19.00 WIB. Kami akan segera menghubungi Anda di jam operasional!”
Adanya pesan otomatis seperti di atas membuat komunikasi antara bisnis dengan pelanggan tetap hangat dan pelanggan akan merasa dihargai daripada pesan mereka tidak ditanggapi sama sekali selama berjam-jam hingga jam operasional dimulai.
4. Menyederhanakan Percakapan dengan Label
Label merupakan salah satu fitur penting WhatsApp Business lainnya. Label mirip seperti sticky notes virtual yang membantu perusahaan untuk mengenal dan mengkategorikan pelanggan. Buat label berdasarkan status pesan dan pelanggan, misalnya ‘Pelanggan Baru,’ ‘Pesanan Dikirim,’ ‘Pembayaran Tertunda,’ dan lain sebagainya sesuai kebutuhan.
Label sangat membantu dalam menyaring pembicaraan dan memprioritaskan tanggapan dengan lebih efisien. Prioritaskan untuk menanggapi label ‘Urgent’ dibandingkan ‘Follow Up,’ misalnya, di saat waktu sedang sibuk-sibuknya. Merespons pelanggan pun jadi jauh lebih efektif.
5. Maksimalkan Jangkauan dengan Broadcast List
Broadcast List merupakan fitur lain di WhatsApp Business yang merupakan perangkat luar biasa untuk mengirimkan pesan ke banyak pelanggan sekaligus hanya dengan sekali klik saja. Broadcast List memungkinkan perusahaan mengirim pesan yang sama ke kontak yang terpilih. Menariknya, pesan yang dikirim bisa dibuat lebih personal, sehingga penerimanya akan merasa dikirim pesan secara individu.
Broadcast List sangat berguna untuk mengumumkan produk baru atau promo spesial di momen-momen tertentu. Misalnya, kita ingin mengirim pesan broadcast ke pelanggan setia yang sudah membeli produk tertentu, menginformasikan pada mereka bahwa ada tawaran spesial, maka bisa menggunakan daftar ini.
6. Sapa Pelanggan Secara Personal Via WhatsApp
Bangun relasi dengan pelanggan lewat WhatsApp. Pastikan pesan dirancang secara personal dengan menyebut nama mereka dan ingatlah interaksi yang terjadi sebelumnya. Terlibat dalam percakapan yang nyata di dalam percakapan WhatsApp dapat mengubah pembeli satu kali menjadi pelanggan setia.
Percakapan WhatsApp selalu terekam, jadi kita akan tahu produk apa yang mereka beli dan apa masalah yang pernah mereka hadapi sebelumnya, sehingga kita bisa menanyakan apakah proses penyelesaiannya sudah berhasil atau belum. Pastikan menggunakan nada yang ramah, meyakinkan dan tetap profesional agar pelanggan mendapat pengalaman yang positif.Manfaatkan WhatsApp Business dengan baik untuk perkembangan bisnismu, pilih software WhatsApp API yang membantu seperti OCA WhatsApp API. Implementasi WhatsApp API di OCA meliputi customer support untuk menjawab berbagai pertanyaan pelanggan, sebagai platform promosi, survei, dan membagikan konten, mengirim kode OTP untuk verifikasi, serta reminder untuk pembayaran tertentu. Semuanya lengkap di OCA!

Leave a Reply