Chatbot dan virtual assistant keduanya menjadi teknologi modern masa kini yang mampu mengefisiensikan komunikasi. Namun, apakah kamu tahu perbedaan chatbot dan virtual assistant? Dalam penggunaannya terdapat beberapa perbedaan dari chatbot dan virtual assistant. Salah satu yang paling mendasar adalah chatbot lebih sering dimanfaatkan untuk keperluan bisnis atau organisasi sedangkan virtual assistant banyak digunakan untuk membantu menyelesaikan pekerjaan harian personal sesuai dengan keubutuhan penggunanya.
Apa itu Chatbot?

Chatbot adalah program yang dibuat sebagai media untuk berinteraksi dengan pelanggan. Percakapan chatbot dibuat mirip dengan manusia menggunakan rule-based atau Natural Language Processing (NLP). Sehingga, sistem chatbot mampu memahami maksud pelanggan berdasarkan query yang telah diprogram sebelumnya. Berdasarkan review MIT Technology, chatbot menangani 90% komplain dari pelanggan apabila kata kunci yang digunakan benar-benar tepat.
Penggunaan chatbot biasanya digunakan dalam layanan pelanggan dan meningkatkan customer experience oleh bisnis atau organisasi untuk membantu pelanggan memperoleh informasi yang diinginkan dengan cepat. Pelanggan berinteraksi dengan chatbot biasanya untuk mendapatkan informasi terkait produk, promosi, komplain, hingga melakukan pembelian.
Apa itu Virtual Assistant?

Apabila chatbot banyak dimanfaatkan oleh bisnis dan organisasi, virtual assistant lebih sering dipakai untuk penggunaan personal. Virtual assistant adalah teknologi lanjutan dari chatbot yang banyak membantu pekerjaan harian, seperti mengirim dan menjawab pesan, membuat janji temu, memutar musik, mengontrol perangkat pintar, hingga tugas harian lainnya.
Di samping digunakan secara personal, virtual assistant mampu memahami emosi manusia karena dilengkapi dengan teknologi Artificial Emotional Intelligence. Virtual assistant biasanya bekerja menggunakan perintah suara.
Kelebihan Chatbot dan Virtual Assistant
Kelebihan Chatbot
Membantu Bisnis Hadir 24/7
Chatbot membantu bisnis hadir di luar jam operasional biasanya. Ketika menggunakan chatbot, kamu bisa merespon dan melayani pelanggan selama 24 jam penuh tanpa batas waktu. Dengan menggunakan chatbot, bisnis dapat meningkatkan kepuasan pelanggan karena mereka akan mendapatkan pelayanan penuh sepanjang hari.
Menjawab Pertanyaan Pelanggan dengan Cepat
Ketika menggunakan human agent, pelanggan harus menunggu selama beberapa menit untuk mendapatkan jawaban, bahkan 60% pelanggan tidak ingin menunggu lebih dari satu menit. Waktu tunggu akan jauh lebih singkat saat bisnis memiliki chatbot. Seluruh pertanyaan pelanggan dapat dijawab dalam hitungan detik meskipun datang secara bersamaan.
Menyelesaikan Komplain Pelanggan
Di dalam bisnis, permasalahan yang sering terjadi adalah komplain pelanggan. Chatbot dapat diprogram untuk menyelesaikan permasalahan atau komplain sederhana dari pelanggan. Sementara itu, human agent dapat difokuskan untuk menyelesaikan permasalahan yang lebih kompleks. Dengan demikian, proses penyelesaian komplain dapat lebih cepat karena chatbot mampu memberikan informasi relevan, solusi, hingga pilihan.
Menghemat Biaya
Siapa bilang kalau menggunakan chatbot memakan banyak biaya? Sebaliknya, chatbot dapat menghemat biaya customer service hingga 30%. Bisnis tidak perlu memiliki SDM customer service terlalu banyak untuk menyelesaikan permasalahan pelanggan.
Meningkatkan Pengalaman Pelanggan
Saat ini, pelanggan menginginan pelayanan instan. Melalui chatbot, pelanggan kini bisa mendapatkan pelayanan lebih cepat, efektif, efisien tanpa harus repot menelepon brand agar permasalahan yang dialami dapat terselesaikan. Cukup membuka website bisnis atau menghubungi WhatsApp binsis pelanggan bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan. Selain hemat waktu, tentu ini memberikan kesan dan pengalaman baru bagi para pelanggan saat berinteraksi dengan brand.
Kelebihan Virtual Assistant
Memenuhi Beberapa Permintaan Sekaligus
Virtual assistant mampu melakukan beberapa permintaan, termasuk dalam memperoses pertanyaan kompleks, mengelola perangkat pintar, menjadwalkan janji temu, dan melakukan tugas lainnya secara berurutan ataupun berulang sesuai permintaan penggunanya. Asisten virtual juga secara khusus dibekali kemampuan hyper-personalized yang memungkinkan mereka menyesuaikan permintaan dengan mempelajari riwayat interaksi dan pilihan kamu. Sebagai contoh, mereka dapat langsung memutarkan lagu yang sering didengar ketika kamu meminta “Putar lagu favorit”.
Memahami Makna dan Memberikan Saran Proaktif
Memahami makna dan percakapan menjadi kelebihan dari virtual assistant karena dibuat dengan teknologi machine learning, natural language understanding, dan artificial emotional intelligence. Dalam hal ini, virtual assistant dapat memahami maksud pengguna, melakukan dan memberikan hasil analisis, serta rekomendasi berdasarkan data.
Membantu Menyelesaikan Tugas Harian
Ingin meningkatkan produktivitas pribadi? Virtual assistant dapat menjadi jawaban untuk permasalahan yang kamu hadapi. Kamu dapat mendelegasikan tugas ringan ke virtual assistant. Misalnya, menyuruh virtual assistant untuk mengirim pesan, mencatat jadwal, membacakan buku digital, mengetik dokumen, menjadi petunjuk jalan, atau menyalakan lampu. Bantuan yang diberikan oleh virtual assistant dapat lebih luas, khususnya untuk kebutuhan personal penggunanya.
Perbedaan Chatbot dan Virtual Assistant

Mana yang harus dipilih: Chatbot atau Virtual Assistant?
Baik chatbot ataupun virtual assistant, keduanya merupakan teknologi yang dapat membantu keseharian pengguna. Namun, teknologi mana yang harus dipilih harus disesuaikan dengan kebutuhan, berikut recap chatbot dan virtual assistant.
Pilih chatbot jika:
- Meningkatkan layanan pelanggan dalam bisnis selama 24 jam.
- Membantu menyelesaikan tugas secara spesifik (customer service, FAQ, atau sales).
- Menjawab pertanyaan sesuai yang telah diprogram dalam waktu singkat.
- Memberikan informasi relevan kepada pelanggan.
Pilih virtual assistant jika:
- Meningkatkan produktivitas personal.
- Menginterpretasikan kalimat dan maksud sesuai keinginan pengguna.
- Membantu tugas harian layaknya asisten personal, seperti membuat janji temu, membaca dokumen, melakukan panggilan, mengirimkan email.
- Melakukan percakapan interaktif dan tingkat lanjut seperti komunikasi dua arah antar manusia.
Dapatkan chatbot untuk bisnis kamu sekarang dengan OCA, tingkatkan produktivitas bisnis dan pengalaman pelanggan tanpa harus repot memikirkan coding chatbot. Dengan sistem drag-and-drop, chatbot kini bisa dibuat oleh siapapun!

Leave a Reply