Langkah Membuat Strategi Segmentasi Pasar

7 Langkah Membuat Strategi Segmentasi Pasar yang Efektif

Langkah Membuat Strategi Segmentasi Pasar
Langkah Membuat Strategi Segmentasi Pasar. Source: OCA Indonesia

Saat pertama kali memulai bisnis, Tiva yakin bahwa produknya bisa menjangkau semua kalangan. Menurut Tiva, semakin luas target pasar, semakin besaar peluang untuk mendapat keuntungan. Nyatanya, semua tak berjalan sesuai rencana Tiva. Selang beberapa bulan, Tiva menghadapi masalah bahwa produknya tidak terjual sesuai harapan, ditambah biaya pemasaran yang harus terus dikeluarkan. Belajar dari kesalahan Tiva, yuk! Mulai sekarang tentukan strategi segmentasi pasar supaya bisnis bisa menjangkau pelanggan yang tepat dengan cara terbaik.

Segmentasi memberikan 60% kemudahan bagi bisnis dalam memahami pelanggan mereka. Jangan sampai jadi kayak Tiva, lewat artikel ini OCA akan memberikan ulasan tentang bagaimana langkah bisnis membuat strategi segmentasi pasar.

Memahami Apa itu Segmentasi Pasar

Apa itu Segmentasi Pasar. Source: Freepik

Bayangkan kalau kamu menjual baju olahraga, tentu kamu mau semua orang membelinya. Namun, kenyataannya tidak semua orang butuh baju olahraga karena tidak semua orang suka olahraga. Ada yang memang hobi berolahraga, bahkan ada juga yang hanya membeli untuk fashion. Di sinilah segmentasi pasar bekerja.

Segmentasi pasar bisa dibilang sebagai cara untuk mengelompokkan pelanggan ke dalam grup yang lebih kecil berdasarkan kesamaan tertentu. Misalnya:

  • Minat/kepribadian: Ada yang beli karena fungsi serta untuk bergaya
  • Demografi: Usia, jenis kelamin, atau pekerjaan

Mengetahui kelompok-kelompok ini bisa membantu kamu menyusun strategi pemasaran yang lebih menarik dan sesuai. Misalnya, membuat promosi khusus di WhatsApp untuk pelanggan loyal atau bekerja sama dengan gym dengan memberikan diskon khusus. Ini akan menghasilkan strategi yang lebih efektif dibanding menerapkan strategi satu untuk semua yang mungkin lebih boros untuk bisnis.

Mengapa Segmentasi Pasar Penting?

Seperti membeli kucing di dalam karung, kamu tidak tahu apakah strategi marketing bisa efektif tanpa membuat strategi segmentasi pasar. Kamu mungkin berhasil menarik perhatian sebagian kecil target, tetapi tidak ada jaminan pasti apakah mereka akan membeli produkmu. Oleh karena itu, susun strategi segmentasi pasar sedini mungkin untuk mendapat manfaat berikut:

  • Efisiensi Pemasaran sehingga bisnis lebih fokus pada audiens yang benar-benar membutuhkan produk kamu, sehingga biaya pemasarannya jadi lebih efektif
  • Peningkatan Kepuasan Pelanggan karena pesan lebih relevan membuat pelanggan merasa lebih dihargai
  • Peningkatan Konversi lewat pendekatan yang tepat, peluang untuk mengubah prospek pelanggan menjadi semakin besar
  • Pengelolaan Sumber Daya Lebih Baik baik dari sisi waktu, tenaga, serta biaya untuk dialokasikan pada strategi yang lebih efektif

Langkah-Langkah Membuat Strategi Segmentasi Pasar yang Efektif

1. Ketahui Apa Tujuan Bisnis

Ketahui Tujuan Bisnis. Source: Freepik

Menyusun strategi segmentasi pelanggan akan lebih mudah ketika kamu tahu tujuan apa yang ingin dicapai. Apakah ingin membangun awareness, meningkatkan penjualan, atau meraih keuntungan yang lebih besar? Tujuan yang pasti akan menjadi panduan dalam proses menentukan segmentasi pasar.

2. Kumpulkan Data Pelanggan

Customer Data
Customer Data. Source: Freepik

Strategi segmentasi pasar akan lebih mudah dibentuk jika bisnis memiliki data yang mendukung. Meski A/B testing sangat mungkin dilakukan dalam menyusun strategi, tetapi tanpa adanya data akurat segmentasi pasar hanya menjadi strategi tebak-tebakan yang bisa jadi kurang efektif. Data apa yang bisa dikumpulkan saat menyusun strategi segmentasi pasar? Cek berikut ini:

  • Interaksi pelanggan dengan bisnis di media sosial
  • Menanyakan langsung preferensi pelanggan dan kebutuhan mereka melalui surveI
  • Melakukan analisis produk apa yang paling sering dibeli atau ditanyakan oleh pelanggan

Untuk mendapatkan data-data di atas, kamu bisa manfaatkan tool aplikasi broadcast dan customer service. Aplikasi broadcast seperti OCA Blast dapat membantu bisnis mengirimkan promosi atau survey kepada banyak pelanggan sekaligus untuk mengumpulkan insight. Sementara itu, aplikasi customer service yang seringkali terhubung dengan pelanggan dapat menjadi alat bantu untuk menganalisis riwayat interaksi pelanggan.

3. Tentukan Kriteria Segmentasi

Segmentasi Geografis
Tentukan Kriteria Segmentasi. Source: Freepik

Siapa yang ingin menjadi target pasar bisnismu? Bagaimana kriteria yang paling cocok dengan produkmu? Kamu bisa menentukan kriteria segmentasi pasar berdasarkan jenis-jenisnya sebagai berikut.

  • Segmentasi Demografis: Berdasarkan usia, gender, pendapatan, pekerjaan, atau pendidikan.
  • Segmentasi Geografis: Berdasarkan lokasi, seperti kota, provinsi, atau negara.
  • Segmentasi Psikografis: Berdasarkan gaya hidup, nilai, atau minat.
  • Segmentasi Perilaku: Berdasarkan kebiasaan membeli, tingkat penggunaan produk, atau loyalitas merek.

Pilih kriteria yang paling relevan dan cocok untuk bisnismu. Misalnya, produk kecantikan tentunya lebih mengutamakan segmentasi perilaku, psikografis, dan demografis dibandingkan dengan geografis.

4. Analisis Setiap Kelompok

Setelah membagi pasar, langkah selanjutnya adalah menganalisis setiap kelompok untuk memahami potensi mereka. Kamu bisa mempertimbangkan beberapa faktor berikut:

  • Ukuran pasar: Apakah segmen ini cukup besar untuk menghasilkan keuntungan?
  • Potensi pertumbuhan: Apakah segmen ini memiliki peluang untuk berkembang di masa depan?
  • Daya beli: Apakah pelanggan dalam segmen ini mampu membeli produk bisnismu secara rutin?
  • Relevansi: Apakah produk kamu sesuai dengan kebutuhan segmen ini?

5. Prioritaskan Kelompok yang Paling Potensial

Setelah membagi beberapa kelompok, tak menutup kemungkinan bahwa semuanya akan memiliki value yang sama untuk bisnismu. Bisa jadi, hanya 3 dari 5 kelompok yang memberikan keuntungan signifikan bagi bisnis. Kamu bisa fokus pada kelompok yang memberikan kontribusi terbesar terhadap tujuan bisnismu.

6. Kembangkan Pesan dan Strategi Pemasaran yang Tepat

Setiap kelompok memerlukan pendekatan berbeda, karena itu kamu perlu menyesuaikan bagaimana cara berkomunikasi dengan masing-masing kelompok. Misalnya, kamu perlu menyesuaikan isi pesan, promosi, hingga pilihan channel komunikasi mana yang paling efektif untuk masing-masing kelompok. Misalnya:

  • Untuk kelompok usia Gen Z kamu bisa lebih aktif di media sosial seperti Instagram dan Tiktok untuk menarik perhatian mereka.
  • Kampanye atau memberikan penawaran khusus di WhatsApp bisa ditujukan pada generasi milenial ke atas yang tidak terlalu sering menggunakan media sosial.

Penyesuaian strategi marketing ini bisa memanfaatkan banyak tools, lho! Kamu bisa menggunakan platform broadcast untuk kirim pesan massal yang bisa dipersonalisasi seperti OCA Blast. Bahkan, dengan OCA Blast kamu bisa mengirimkan pesan promosi sesuai dengan kelompok kontak tertentu karena adanya fitur Contact Group.

7. Evaluasi dan Perbaiki Strategi

Perubahan adalah satu-satunya hal yang pasti berjalan. Segmentasi pasar juga pasti akan mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, bisnis perlu terus mengevaluasi efektivitas dan melakukan penyesuaian jika diperlukan. Melakukan analisis data secara berkala untuk memastikan setiap proses segmentasi yang dilakukan bisa tetap relevan.

Memahami segmentasi pasar dan siapa pelanggan bisnismu adalah kunci sukses menjalankan bisnis. Dengan segmentasi, bisnis dapat menghemat biaya, meningkatkan konversi, dan membangun hubungan lebih baik dengan pelanggan.

Solusi untuk Membuat Strategi Segmentasi yang Tepat Sasaran Pakai OCA

Seperti Tiva, mungkin kamu pernah merasakan masalah yang sama karena kurang efektifnya pemasaran bisnis. Namun, dengan strategi segmentasi pasar yang tepat dan pemanfaatan tools seperti OCA, kamu bisa menghadapi tantangan ini dengan mulus. Jadikan segmentasi pasar sebagai bagian dari strategi bisnis sekarang juga. Manfaatkan OCA untuk mendukung pembentukan strategi segmentasi pasar yang tepat. Konsultasi kebutuhanmu secara gratis sekarang!

related articles:

Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *