Menindaklanjuti permasalahan mafia tanah di Indonesia, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertahanan Nasional (ATR/BPN) bermaksud melakukan transparansi dan meningkatkan layanan kepada masyarakat. Kementerian ATR/BPN memilih solusi digital melalui inisiasi kerjasama dengan PT Telkom Indonesia Tbk yang menggandeng OCA Indonesia untuk membentuk hotline aduan masyarakat.
Untuk melancarkan kerjasama antar pihak-pihak yang terlibat, diadakan pertemuan pada Sabtu,16 Juli 2022. Pertemuan tersebut dihadiri oleh pihak dari Kementerian ATR/BPN yang diwakili oleh Wakil Menteri ATR/BPN, Raja Juli Antoni, kemudian dihadiri oleh pihak PT Telkom Indonesia Tbk yang diwakili oleh Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid dan Direktur Digital Business dan Deputy EVP Digital Technology & Platform Business, Ery Punta. Dari pertemuan tersebut, menghasilkan permintaan mengenai percepatan digitalisasi di lingkup Kementerian.
Kemudian dibentuk pertemuan lanjutan dengan melaksanaan FGD (Focus Group Discussion) dan workshop bertajuk Design Thinking Pengelolaan Pengaduan bersama Tribe Enterprise yang melibatkan tim dari Sprinthink dan OCA Indonesia. Pertemuan ini dilaksanakan di IDO Center, Gedung KBB, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Juli 2022.
OCA Indonesia dipercaya mengawal hotline pengaduan masyarakat milik Kementerian ATR/BPN karena dinilai mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh Kementrian ATR/BPN seperti layanan pengaduan masyarakat yang dikelola Kementerian ATR/BPN sebelumnya masih bersifat manual sehingga dinilai kurang efektif dan efisien.
OCA Indonesia hadir dengan penawaran layanan komunikasi omnichannel yang dapat mengirimkan pesan untuk khalayak luas secara otomatis dengan memanfaatkan beberapa channel seperti WhatsApp, SMS, IVR, dan email. Adapun channel-channel tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengirimkan pemberitahuan kepada khalayak melalui push notification atau sebagai contact center. Pengiriman pesan yang menggunakan sistem blasting dengan dukungan teknologi canggih bernama CPaaS dirasa mampu meningkatkan kapabilitas komunikasi perusahaan secara instan.
Tidak hanya itu OCA Indonesia, mampu melakukan interaksi dengan pengguna secara otomatis dengan bantuan chatbot dan dikombinasikan dengan agen sehingga jawaban yang diberikan dapat bervariasi dan bersifat luwes atau tidak kaku.
Selanjutnya diadakan pertemuan lanjutan untuk melakukan demo yang dipresentasikan oleh OCA Indonesia dan perumusan pembuatan alur bisnis proses pengaduan, penyediaan agent contact center oleh DOA (Digital Operation and Assurance).
Berdasarkan beberapa pertemuan yang telah dilakukan, maka tepat pada Sabtu, 27 Juli 2022, diluncurkan secara resmi hotline pengaduan masyarakat milik Kementerian ATR/BPN yang dikawal oleh OCA Indonesia. Masyarakat dapat mengirimkan aduan, aspirasi, kritik, maupun saran melalui nomer WhatsApp berikut 081110680000.
