Menginjak tahun 2024, berarti ada target penjualan baru yang harus dicapai. Apakah kamu sudah menyusun strategi yang tepat untuk mencapai target tersebut? Salah satu marketing strategi paling efektif bagi bisnis saat ini dengan menggunakan conversational marketing. Melalui conversational marketing, kamu bisa meningkatkan hubungan dengan pelanggan lewat komunikasi secara langsung lewat chat WhatsApp dan SMS.
Lebih efektif lagi, ketika bisnis dapat berkomunikasi kepada ratusan bahkan ribuan pelanggan sekaligus. Berikut ini contoh marketing strategi yang dapat kamu terapkan untuk mencapai target lebih signifikan menggunakan tool marketing OCA Blast Lite.
Contoh Marketing Strategi
1. Mengirim Promosi ke Daftar Kontak Pelanggan

Menghubungi pelanggan secara personal dapat meningkatkan penjualan bisnis. Kamu bisa mengirimkan promosi yang menarik menggunakan tool marketing seperti OCA Blast Lite pesan dapat dikirimkan ke ratusan pelanggan sekaligus. Supaya setiap pesan yang dikirimkan tepat sasaran, kamu bisa membuat daftar kontak pelanggan yang dibagi berdasarkan contoh kategori berikut:
- Pelanggan baru atau pelanggan lama
- Pelanggan setia dengan frekuensi pembelian >3x
- Pelanggan yang selalu membeli produk sama
2. Personalisasi Pesan untuk Meningkatkan Engagement

Personalisasi membuat brand lebih dilirik oleh pelanggan. Ketika kamu ingin menciptakan promosi yang menarik untuk meningkatkan penjualan dapat dimulai dengan meningkatkan engagement pelanggan lewat personalisasi.
Mengirim pesan personal bisa dimulai dengan menyapa pelanggan, membuat promosi yang sesuai, merekomendasikan produk ke pelanggan, atau memberikan diskon khusus. Kamu bisa juga menciptakan pesan lebih personal ketika memperhatikan data dan perilaku pelanggan. Misalnya, mengirimkan pesan pengingat untuk membeli produk yang rutin mereka beli sebelumnya dari tokomu.
3. Perhatikan Waktu Menghubungi Pelanggan

Istilah waktu adalah uang menggambarkan bagaimana kamu harus menyusun marketing strategi yang tepat. Ketika ingin meningkatkan penjualan, tentu kamu harus bisa menjangkau pelanggan di waktu yang tepat. Sebagai contoh, ketika mengirim pesan hindari jam sibuk pelanggan agar pesan tidak diabaikan. Sebaliknya, kamu bisa mengirim pesan pagi hari, saat istirahat, atau di akhir minggu. Untuk menentukan timing tepat ini, pahami jadwal dan kebiasaan pelanggan untuk memastikan pesan diterima dengan baik, sehingga strategi yang disusun bisa meningkatkan konversi penjualan.
4. Kirim Pesan dengan Foto atau Video
Dengan tool marketing seperti OCA Blast, kamu bisa menciptakan strategi marketing dengan memanfaatkan foto atau video untuk menarik perhatian pelanggan. Keunggulan ini membuat pesan promosi lebih menarik dibanding harus mengirimkannya dalam bentuk full teks. Selain itu, menyisipkan gambar membuat pesan lebih mudah diingat.
5. Tawarkan Diskon atau Promo Khusus untuk Pelanggan

Penawaran eksklusif yang dikirimkan secara personal membuat pelanggan merasa mereka lebih penting dibanding pelanggan lainnya sehingga menciptakan kesan positif bagi bisnis. Selain itu, melalui promosi eksklusif bisnis dapat membangun kedekatan pelanggan. Hal ini tidak hanya mendorong pembelian, tetapi juga meningkatkan nilai pelanggan yang merasa mendapatkan keuntungan lebih.
6. Cantumkan Link Produk
Menyisipkan tautan atau link produk menjadi langkah lanjutan ketika kamu menawarkan promosi eksklusif ke pelanggan. Link produk bisa meningkatkan penjualan bisnis apabila langsung diarahkan ke halaman spesifik atau halaman produk. Pelanggan bisa langsung mengklik tautan tersebut dan segera melakukan pembelian. Dengan begitu, tautan menambah efektivitas strategi promosi yang sudah kamu buat.
7. Hindari Spam ke Pelanggan
Terlalu sering mengirimkan pesan dapat membuat pelanggan merasa terganggu, bahkan menganggap pesanmu sebagai spam. Oleh karena itu, penting untuk menentukan frekuensi pengiriman pesan agar kampanye dapat berjalan dengan efektif.
Berdasarkan rekomendasi Attentive, frekuensi mengirimkan SMS promosi 1-2x per minggu ke seluruh pelanggan untuk meningkatkan pendapatan dan mempertahankan pelanggan. Sementara itu, frekuensi mengirim pesan promosi lewat WhatsApp sebanyak 4-12x per bulan atau setidaknya satu kali dalam seminggu. Namun, frekuensi tersebut dapat disesuaikan kembali dengan kebutuhan bisnis. Apabila kamu sedang mengadakan diskon besar-besaran, ada baiknya untuk mengirimkan promosi beberapa jam sebelum sale berakhir.
8. Evaluasi dan Sesuaikan Strategi Anda
Setelah mengirimkan kampanye, strategi promosi selanjutnya ialah dengan mengevaluasi kinerja dari masing-masing kampanye. Kamu bisa menganalisis tingkat open-rate, click rate, ataupun engagement-rate dari kampanye tersebut. Data-data ini kemudian dapat dianalisis untuk membantu menciptakan kampanye dan strategi promosi yang lebih baik di masa depan.
Dalam mengevaluasi, lebih mudah jika kamu menggunakan tool marketing seperti OCA Blast atau OCA Blast Lite. Dengan tool ini, kamu bisa mendeteksi berapa banyak pesan yang terkirim, dibuka, diklik, bahkan gagal dikirimkan ke pelanggan.
Buat Strategi Promosi Lebih Otomatis Pakai OCA Blast Lite
Strategi promosi dengan tool marketing seperti OCA Blast Lite dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan visibilitas dan interaksi bisnis kamu. Manfaatkan fitur berikut yang membuat kirim pesan jadi otomatis dan mudah:
- Daftar Kontak Pelanggan
- Template SMS dan WhatsApp
- File Management
- Scheduler
- Laporan Analitik
Dengan membangun daftar kontak yang relevan, personalisasi pesan, memanfaatkan media berbagi, dan menawarkan promosi eksklusif, kamu dapat menciptakan kampanye pemasaran yang lebih terarah dan menarik. Teruslah mengikuti tren dan beradaptasi dengan kebutuhan pelanggan untuk memastikan bahwa strategi penjualan bisnismu tetap relevan dan efektif.

Leave a Reply