Selama menjalankan bisnis, sudahkah kamu meningkatkan efisiensi menggunakan marketing automation? Marketing automation adalah cara bisnis mempersingkat upaya terhubung dengan pelanggan dengan memanfaatkan teknologi untuk mengotomatisasi tugas repetitif. Saat menggunakan marketing automation, operasional jadi lebih sederhana dan membuat campaign marketing pun dapat lebih optimal.
Bagaimanapun, membuat strategi marketing automation perlu perencanaan yang matang, implementasi, optimasi, serta analisis berkala. Artikel ini akan membahas lebih lengkap bagaimana cara menyusun strategi marketing automation yang ideal untuk bisnis.
Apa itu Strategi Marketing Automation?

Strategi otomatisasi marketing adalah rencana yang dibuat menggunakan software untuk mengotomatisasi tugas harian dan alur kerja repetitif agar lebih menghemat waktu. Dengan marketing automation, proses pemasaran lebih sederhana sehingga memungkinkan bisnis untuk mengoptimalkan campaign mereka dengan personalisasi konten yang relevan kepada pelanggan.
Strategi ini mencakup serangkaian tugas otomatis, seperti perolehan prospek leads, email marketing, sosial media marketing, segmentasi pelanggan, hingga analitik. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi pemasaran yang berpengaruh terhadap pendapatan, keterlibatan, dan loyalitas pelanggan itu sendiri. Berikut ini alasan-alasan mengapa marketing automation perlu diterapkan oleh bisnis:
- Efisiensi waktu dan sumber daya
Marketing automation memungkinkan otomatisasi tugas rutin yang membosankan. Otomatisasi ini menjadikan tim pemasaran dapat lebih fokus pada tugas strategis sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi keseluruhan.
- Personalisasi lebih relevan
Otomatisasi pemasaran memungkinkan adanya personalisasi sehingga pesan dan campaign yang diterima lebih relevan. Relevansi konten meningkatkan keterlibatan pelanggan, konversi, hingga memperkuat hubungan.
- Analisis dan pengukuran lebih baik
Software atau platform otomatisasi memungkinkan bisnis melacak, mengukur, dan menganalisis kinerja campaign secara real time. Analisis dan pengukuran memperkuat data sehingga mempengaruhi bisnis dalam membuat keputusan tepat berdasarkan strategi pemasaran.
Strategi Marketing Automation
Otomatisasi seperti apa yang dapat diterapkan dalam pemasaran sehingga efektivitasnya bisa meningkat? Berikut rekomendasi strategi marketing automation yang dapat kamu terapkan.
1. Lead Nurturing

Lead nurturing adalah upaya bisnis membangun hubungan dengan para pelanggannya. Strategi otomatisasi marketing yang satu ini bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan email marketing untuk menjaga hubungan kamu dengan pelanggan. Sebagai contoh, kamu dapat memberikan email terima kasih, ucapan ulang tahun, ataupun hari-hari besar lainnya. Jangan lupa untuk memberikan penawaran eksklusif untuk pelanggan setia kamu.
2. Segmentasi Pelanggan

Segmentasi pelanggan adalah proses mengelompokkan pelanggan berdasarkan karakteristik yang dibagi atas beberapa variabel. Dalam otomatisasi marketing, segmentasi pelanggan dapat dilakukan dengan melihat bagaimana cara pelanggan berinteraksi melalui channel yang mereka pilih. Dengan segmentasi ini, campaign dan promosi dapat lebih terarah serta relevan sesuai dengan preferensi pelanggan.
Read more: Mengoptimalkan Strategi Pemasaran dengan Customer Segmentation
3. Integrasi Omnichannel

Omnichannel memungkinkan bisnis kamu terintegrasi antar saluran. Dalam otomatisasi marketing, omnichannel sekaligus dapat memberikan integrasi data dari berbagai saluran sehingga kamu mendapatkan perspektif yang lebih lengkap. Selain itu, kamu dapat memastikan pesan yang dikirimkan konsisten.
4. Lead Scoring

Kalau biasanya bisnis yang mendapatkan nilai dari pelanggan, lead scoring memungkinkan bisnis memberikan nilai kepada pelanggan. Lead scoring adalah metode yang digunakan tim sales dan marketing untuk menentukan kelayakan prospek leads atau calon pelanggan berdasarkan potensi dan minat mereka terhadap suatu produk dan layanan dari bisnis. Menentukan lead scoring dapat memanfaatkan CRM dengan mencantumkan besaran potensi dalam kontak data pelanggan. Dengan hal ini bisnis dapat menentukan tingkat prioritas berdasarkan potensi revenue yang dihasilkan dari pelanggan tersebut.
5. A/B Testing

Otomatisasi marketing memungkinkan bisnis secara efektif melakukan A/B testing terhadap strategi pemasaran mereka baik melalui email, SMS, atau WhatsApp. Buat beberapa template pesan promosi yang dikirimkan ke pelanggan, lihat pesan mana yang banyak memiliki tingkat open rate tinggi dan feedback positif dari pelanggan. Melalui A/B testing bisnis dapat memahami perilaku pelanggan mereka sehingga memungkinkan membuat konten lebih relevan di masa depan.
6. Laporan Analitik

Strategi selanjutnya adalah memantau performa pemasaran menggunakan laporan analitik. Laporan analitik dapat memberikan wawasan mengenai preferensi, perilaku, serta efektivitas campaign marketing yang bisnismu lakukan. Misalnya, dalam satu bulan kamu membuat 5 campaign berbeda, dua campaign diantaranya memiliki performa lebih tinggi baik dari segi engagement, open-rate, ataupun konversi terhadap penjualan bisnismu. Analitik mendukung bisnis untuk menciptakan strategi yang lebih relevan di masa depan.
7. Personalisasi

Strategi marketing yang satu ini memungkinkan kamu menggunakan data CRM untuk menyesuaikan konten-konten untuk diberikan kepada pelanggan. Misalnya, menyarankan produk berdasarkan riwayat pembelian sebelumnya. Personalisasi memungkinkan adanya penyesuaian pada setiap pesan yang diterima pelanggan agar tetap relevan dan tidak dianggap sebagai spam.
8. Integrasi CRM

Data pelanggan terintegrasi memudahkan implementasi marketing automation dalam bisnis. Platform CRM seperti OCA Interaction menjadikan bisnis lebih konsisten ketika berinteraksi dengan pelanggan di seluruh channel komunikasi karena data pelanggan yang tersinkronisasi. Selain itu, integrasi CRM memastikan seluruh tim dalam bisnismu memiliki akses terhadap informasi yang sama untuk meningkatkan kolaborasi serta efisiensi.
Implementasikan dan Optimalkan Otomatisasi Marketing Bisnismu Bersama OCA!
Melalui strategi-strategi di atas, kamu dapat meningkatkan efisiensi operasional bisnis karena sebagian besarnya dibuat secara otomatis. Namun, otomatisasi tak lepas dari pemanfaatan teknologi yang optimal. Kamu dapat menggunakakn platform marketing automation dari OCA Indonesia, seperti OCA Blast untuk kirim pesan otomatis yang dipersonalisasi dan OCA Interaction sebagai CRM unutk mengelola interaksi dengan pelanggan secara otomatis. Hubungi kami untuk uji coba gratis!

Leave a Reply