Strategi Promosi Bulan Ramadan

7 Strategi Promosi Bulan Ramadan 2023 untuk Meningkatkan Penjualan

Bulan Ramadan hampir tiba, salah satu bulan yang sangat dinantikan oleh umat Muslim seluruh dunia. Kalau kamu masih mencari informasi soal Ramadan tanggal berapa, diprediksikan Ramadan 2023 akan jatuh pada tanggal 22 Maret 2023. Selain menyusun persiapan untuk menyambut bulan Ramadan, kamu yang memiliki bisnis perlu juga, nih, untuk menyusun strategi promosi di bulan Ramadan 2023 ini agar bisa meningkatkan penjualan.

Persiapan menyambut Ramadan memberikan euforia tersendiri, mulai dari grocery shopping untuk sahur dan berbuka, perlengkapan ibadah baru, hingga baju baru. Tak sedikit juga orang yang mengincar berbagai promo selama bulan Ramadan. Dari segi bisnis, kamu bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan penjualan. Tentunya dengan menyusun strategi promosi yang tepat terlebih dahulu. Strategi promosi seperti apa yang dibutuhkan bisnis di momen Ramadan? Cek ulasan lengkap dari OCA berikut ini ya!

Strategi Promosi Bulan Ramadan

1. Mulai campaign dan promosi lebih awal

Strategi Promosi Bulan Ramadan Campaign Lebih Awal

Menyusun strategi di bulan ini bukan serta-merta kamu mulai mempromosikan saat awal Ramadan. Sebagai pemilik bisnis, justru kamu perlu menyusun strategi promosi Ramadan 1 bulan – 2 minggu sebelumnya. Kenapa demikian? Fase sebelum bulan puasa memang sangat menarik perhatian. Orang-orang mulai mencari dan mempersiapkan kebutuhan selama bulan puasa, seperti stok makanan sahur dan berbuka, fashion muslim baru, alat ibadah, dan lain sebagainya. 

Menurut data Google, orang mulai mempersiapkan belanja kebutuhan rumah sebulan sebelum Ramadan. Glance Report turut menyatakan sebesar 72% responden masyarakat Indonesia yang menghabiskan waktunya untuk merencanakan dan mencari barang apa yang ingin mereka beli saat Ramadan, 31% orang diantaranya mulai mencari-cari satu bulan sebelum puasa.

Apabila kamu memulai campaign lebih awal sebelum bulan puasa, akan membuka opportunity baru untuk meningkatkan brand awareness kepada pelanggan dan calon pelanggan. Tak hanya sebatas itu, kamu bisa menambah revenue di awal campaign karena rasa excited orang dalam memenuhi membeli kebutuhan mereka selama Ramadan.

2. Target audiens yang sesuai

target audiens bulan ramadan 2023

Dengan target yang tepat, strategi promosi kamu berpotensi besar berjalan dengan lancar. Ketika menentukan target audiens ini, kamu perlu meriset mengenai perilaku konsumen menjelang puasa dan barang apa yang sering customer lihat dari produkmu. Tak hanya mengandalkan data internal, kamu pun dapat mencari kata kunci populer ataupun memantau tren yang ada di Google Trends. Jangan lupa juga untuk selalu manfaatkan momen tertentu dengan riding the wave soal kejadian-kejadian yang ada di media sosial saat momen puasa.

3. Buat konten menarik selama Ramadan

Pernah dengar istilah “Content is a King”? Kalau iya, kamu harus menjadikan konten ini sebagai bahan strategi promosi selama puasa berlangsung. Konten ini dapat kamu upload ke platform media sosial pilihanmu seperti Instagram atau Tiktok untuk dilihat para audiens. Tentu saja, konten yang dibuat harus berkaitan dengan momen Ramadhan ini ya.

Salah satu platform dalam membuat konten menarik masa kini adalah Tiktok. Tiktok sendiri menjadi media sosial hiburan sekaligus tempat belanja online yang paling diminati oleh para penggunanya. Dengan konsep shoptaiment ini, akan semakin besar potensi bisnismu dalam meningkatkan penjualan di bulan Ramadan. Sebanyak 67% Tiktok user di Indonesia belanja lebih banyak untuk Ramadan. Nah, konten seperti apa yang bisa kamu buat di Tiktok? Berikut beberapa list konten yang mampu menarik perhatian Tiktok user selama bulan puasa berdasarkan data dari Tiktok For Business.

Konten Tiktok Ramadan 2023
  • Konten berbau makanan dan minuman punya peminat tertinggi di Tiktok sebanyak 86%. Adapun beberapa konten dalam kategori ini, seperti resep masakan, food preparation, menu takjil, rekomendasi tempat berbuka, dan kuliner khas dari berbagai daerah.
  • CPG (Consumer Package Goods) adalah barang-barang yang digunakan secara reguler oleh penggunanya. Sebagai contoh, skincare, make up, baju lebaran, dan alat pembersih rumah. Konten mengenai CPG ini memiliki banyak peminat sebesar 66% saat Ramadan.
  • Pengguna lumayan tertarik dengan pengelolaan keuangan selama Ramadan. Persentase popularitas konten ini mencapat 43% di bulan Ramadan. Konten mengenai keuangan ini di antaranya, tips mengelola THR, cara budgeting saat Ramadan, Zakat, dan review produk finansial.
  • Konten mengenai teknologi atau gadget diminati 30%, khususnya bagi pengguna yang ingin mengupgrade gadget. Contoh konten dalam kategori consumer tech, seperti review gadget, tech hacks, tech innovation, dan shopping haul gadget.
  • Ramadan erat kaitannya dengan mudik. Oleh karena itu, konten Travel memiliki 44% peminat di seluruh pengguna Tiktok Indonesia. Beberapa konten yang relate dengan kategori travel contohnya, rekomendasi tempat hiburan saat mudik, video series mudik, nostalgia mudik, serta momen Ramadan dan mudik.
  • Persiapan mudik melalui konten-konten Automotive ini, seperti highlights momen mudik sampai tips mudik menggunakan kendaraan pribadi.

4. Rilis produk special Ramadan

Produk spesial Ramadan

Momen spesial seperti bulan Ramadhan jadi waktu yang tepat untuk kamu mengeluarkan produk eksklusif. Dibandingkan produk yang sama seperti bulan-bulan lainnya, kamu bisa mengeluarkan produk eksklusif yang hanya dapat dibeli di bulan Ramadhan. Misalnya, packaging spesial bulan Ramadhan dengan ornamen khasnya. Bundling package dengan harga special ataupun bonus produk yang mampu menarik pelangganmu.

5. Jadwalkan promosi di waktu yang tepat

Jadwalkan promosi ramadan saat Prime Time

Beradaptasi dengan waktu Ramadan akan membuat bisnismu lebih menonjol. Untuk itu, kamu disarankan untuk mengunggah konten, melakukan promosi, atau berinteraksi di waktu prime time saat bulan puasa. Prime time adalah waktu terbaik untuk mengunggah konten agar muncul di timeline followers atau subscribers ketika mereka sedang menggunakan media sosialnya. 

Kalau pada biasanya orang banyak aktif di media sosial saat lunch time dan after office hours. Di momen Ramadhan ini, orang justru aktif menggunakan media sosial saat sahur dan sebelum berbuka (ngabuburit). Salah satunya di platform Tiktok, 45% mengaksesnya saat sahur (03.00 – 06.00) dan 63% di waktu ngabuburit (16.00 – 18.00). Tak hanya di platform media sosial, pengguna turut aktif mengakses e-commerce di waktu sahur. Google menyatakan, customer behavior di bulan Ramadhan membuat web traffic e-commerce meningkat sebesar 152% saat sahur.

Nah, sebagai pemilik bisnis, kamu bisa manfaatkan prime time ini untuk melakukan promosi produk kepada para pelanggan. Dengan fitur Scheduler dari OCA Blast kamu dengan mudah mengatur waktu promosi kepada pelanggan lewat SMS, Email, dan WhatsApp. Promosi lebih efektif tanpa harus mengganggu waktu sahur dan berbuka. 

6. Mengikuti trend di bulan puasa

Mengikuti Trend di Bulan Puasa

Momen puasa pastinya akan bermunculan trend-trend baru yang mengisi timeline media sosial. Salah satu yang kerap muncul ialah trend dalam berbagi kebaikan ataupun trend lain seperti mudik. Nah, bisnismu dapat berpartisipasi dengan trend ini untuk menarik minat pelanggan. Jadi, setiap pelanggan yang membeli produkmu turut berpartisipasi dalam berbagi kebaikan. Pastikan untuk selalu mengikuti trend yang ada. Kamu pun bisa melihat topic trending melalui website Google Trends.

7. Desain dengan ornamen Ramadhan

Desain Ramadan 2023

Selain konten, produk, dan tren, strategi promosi bulan Ramadan yang harus kamu pertimbangkan ialah desain. Memberikan desain dengan sedikit sentuhan ornamen Ramadhan memperlihatkan bisnis kamu berpartisipasi dalam meramaikan momen spesial ini. Desain ornamen Ramadhan juga menjadi media untuk terhubung dengan para customer dan membangun nuansa tersebut dalam bisnismu. Beberapa ornamen Ramadhan yang kerap digunakan seperti, bulan sabut dan bintang, lampion, kurma, masjid, hingga sentuhan warna hijau dan emas.

Strategi promosi di bulan Ramadhan menciptakan kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan bisnis. Ditambah popularitas bulan Ramadhan sebagai waktu yang sangat dinantikan oleh orang beragama Muslim memberikan efek cukup besar terhadap perilaku pelanggan dalam memenuhi kebutuhannya.

Selain menerapkan strategi promosi di atas, agar operasional bisnis lebih seamless khususnya saat berkomunikasi dengan pelanggan, kamu bisa gunakan produk Omnichannel dari OCA Indonesia. Klik link di bawah ini untuk informasi lebih lengkapnya.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *