WhatsApp atau dikenal dengan sebutan WA telah menjadi alat komunikasi terpopuler di seluruh dunia. Aplikasi ini memiliki jumlah pengguna lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia. Di Indonesia sendiri, WA mendominasi sebagai media sosial terfavorit masyarakat.
Lewat popularitasnya tersebut, WA telah menjadi media komunikasi yang lekat dengan kehidupan sehari-hari kita. Namun, ada keamanan yang perlu kamu perhatikan saat menggunakan aplikasi ini. Ketahui lebih lengkap beberapa tips aman menggunakan WA melalui artikel OCA yang satu ini!.
Mengapa Harus Berhati-Hati Saat Menggunakan WhatsApp?
Aplikasi WA populer karena kemudahan pakai serta fitur enkripsi end-to-end yang menjadikannya lebih aman. Fitur ini hanya memungkinkan pengguna di dalam room chat tersebut yang membaca pesan. Meski fitur ini cukup melindungi privasi pengguna, tetap ada beberapa ancaman yang membahayakan akun WA jika kamu tidak berhati-hati.
Berbagai kasus pembobolan akun, penipuan, ataupun peretasan di aplikasi ini semakin marak terjadi. Berbagai macam modus penipuan yang memanfaatkan kelengahan pengguna serta potensi ancaman cukup besar. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna untuk berhati-hati dan meningkatkan kesadaran dalam menjaga keamanan dan privasi saat menggunakan aplikasi WhatsApp.
3 Tips Aman Pakai WhatsApp
1. Cara Menjaga Privasi Akun WhatsApp

Ketika menggunakan aplikasi komunikasi seperti WA, privasi adalah hal penting yang harus diperhatikan. WhatsApp saat ini sudah dilengkapi dengan enkripsi end-to-end untuk menjaga privasi seluruh penggunanya. Namun, sebagai user kamu tetap harus memiliki langkah preventif sendiri agar terhindar dari risiko-risiko tak diinginkan. Berikut cara menjaga keamanan privasi akun WA.
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Two factor authentication merupakan verifikasi dua langkah yang saat ini sudah tersedia di berbagai macam platform, termasuk WA. Fitur ini menambahkan lapisan keamanan tambahan dengan meminta pin saat mendaftarkan nomor teleponmu di WhatsApp.
Cara mengaktifkan verifikasi dua langkah di WhatsApp:
- Buka aplikasi WA. Kemudian, klik Pengaturan.
- Pilih Akun. Klik Verifikasi Dua Langkah dan pilih Aktifkan.
- Set PIN yang terdiri dari 6 digit angka sebagai verifikasi tambahan ketika kamu membuka aplikasi WA.
Sembunyikan Informasi Profil
Supaya privasi tetap terjaga dari orang tak dikenal, kamu bisa menyembunyikan informasi seperti foto profil, status, hingga informasi terakhir dilihat (last seen). Menyembunyikan informasi seperti ini bisa dilakukan dengan mengubah pengaturan. Bagaimana langkahnya?
- Buka Pengaturan di aplikasi WA
- Pilih Privasi. Kemudian pilih informasi yang ingin kamu sembunyikan
- Atur Last Seen & Online, Foto Profil, Status. Lalu, pilih apakah informasi tersebut bisa diakses oleh Kontak Saya atau tidak
Batasi Siapa yang Dapat Menambahkan ke Grup
Seringkali pengguna WA menghadapi permasalahan seperti ditambahkan ke grup yang tidak mereka inginkan. Mengatasi hal ini, kamu bisa membatasi siapa saja yang dapat menambahkan kamu ke grup. Caranya dengan pergi ke Pengaturan > Privasi > Grup. Pilih opsi sesuai keinginan, seperti semua orang, kontak saya, ataupun kontak yang dikecualikan.
2. Cara Melindungi Akun WhatsApp dari Hacker

Akun WhatsApp menjadi target yang menarik bagi hacker karena seringkali berisi informasi pribadi dan komunikasi penting. Meskipun aplikasi ini sudah dilengkapi dengan sistem keamanan yang canggih, masih ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Untuk melindungi akun dari hacker, penting untuk menerapkan beberapa langkah pencegahan yang bisa menambah lapisan perlindungan bagi akun kamu.
Jangan Berikan Kode OTP kepada Siapapun
Salah satu cara hacker mengambil alih akun WhatsApp adalah dengan mencuri kode OTP WA yang dikirimkan saat kamu login. Hacker biasanya akan berpura-pura sebagai teman atau pihak WhatsApp yang meminta kode tersebut. Ingatlah, WhatsApp tidak pernah meminta kode OTP kamu, jadi jangan pernah memberikannya kepada siapapun.
Perbarui WhatsApp Secara Berkala
WhatsApp secara rutin merilis pembaruan yang memperbaiki bug dan meningkatkan keamanan aplikasi. Pastikan selalu memperbarui WhatsApp ke versi terbaru untuk melindungi diri dari kerentanan keamanan yang mungkin ada di versi sebelumnya.
Hindari Menggunakan Jaringan Wi-Fi Publik
Saat menggunakan WhatsApp, terutama untuk mengirimkan informasi sensitif, hindari menggunakan jaringan Wi-Fi publik yang tidak aman. Hacker dapat dengan mudah memata-matai jaringan terbuka ini dan mendapatkan akses ke akun kamu. Jika terpaksa menggunakan Wi-Fi publik, pastikan kamu menggunakan VPN untuk menambah lapisan perlindungan.
3. Mengenali dan Menghindari Modus Penipuan di WhatsApp

Penipuan melalui WhatsApp semakin marak dan beragam, menargetkan pengguna dengan berbagai trik licik. Modus-modus penipuan ini sering kali memanfaatkan ketidaktahuan atau kelengahan pengguna untuk mencuri informasi pribadi atau uang. Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna untuk mengetahui berbagai jenis penipuan yang sering terjadi di WhatsApp dan bagaimana cara menghindarinya agar tidak menjadi korban.
Penipuan Hadiah atau Undian Palsu
Salah satu modus penipuan yang paling umum di WhatsApp adalah pesan berantai yang mengklaim bahwa kamu telah memenangkan hadiah atau undian. Biasanya, penipu akan meminta kamu untuk mengklik tautan yang akan mengarahkan kamu ke situs palsu atau meminta informasi pribadi. Jika menerima pesan semacam ini, jangan pernah mengklik tautan tersebut atau memberikan informasi pribadi.
Penipuan Pura-pura Menjadi Teman atau Keluarga
Dalam modus ini, penipu akan mengirim pesan berpura-pura menjadi teman atau anggota keluarga kamu yang sedang dalam kesulitan, seperti membutuhkan uang mendesak. Sebelum merespon pesan semacam ini, pastikan untuk memverifikasi identitas pengirim dengan menelepon atau menghubungi mereka melalui saluran komunikasi lain.
Penipuan Layanan Palsu
Penipuan lain yang sering terjadi di WhatsApp adalah tawaran layanan palsu, seperti jasa pinjaman uang atau diskon besar-besaran. Penipu akan meminta kamu untuk melakukan pembayaran di muka sebelum layanan tersebut diberikan. Untuk menghindari penipuan semacam ini, selalu verifikasi reputasi penyedia layanan dan hindari membayar uang muka kepada pihak yang tidak dikenal.
Penipuan Undangan dengan Format APK
Baru-baru ini sering ditemukan penipuan dengan modus undangan menggunakan format APK. Penipu akan meminta kamu untuk membuka undangan tersebut, di mana keamanan dari format APK tidak bisa dipastikan. Apalagi, biasanya undangan dikirimkan oleh kontak tidak dikenal.
WhatsApp memang merupakan aplikasi komunikasi yang sangat berguna, tetapi penggunaannya juga harus dilakukan dengan hati-hati. Dengan menerapkan langkah-langkah keamanan yang telah dibahas, seperti mengaktifkan verifikasi dua langkah, menjaga privasi, dan mengenali modus penipuan, kamu dapat mengurangi risiko akun dibobol atau menjadi korban penipuan. Selalu waspada dan ingat bahwa keamanan akun kamu adalah tanggung jawab pribadi.

Leave a Reply