Implementasi chatbot kini semakin banyak diterapkan oleh bisnis, baik skala besar atau kecil untuk mendorong penjualan, menanggapi komplain pelanggan, menciptakan pengalaman pelanggan, meningkatkan konversi, sampai meningkatkan interaksi. Statistik menyatakan, 50% pelanggan senang berinteraksi dengan chatbot. Tak hanya itu, penggunaan chatbot dalam bisnis membantu meningkatkan konversi 3x lebih besar daripada formulir di website. Oleh karena itu, memperhatikan tips memilih platform chatbot untuk bisnis yang tepat menjadi tantangan yang perlu dihadapi agar bisnis bisa meraih produktivitas dan efisiensi secara maksimal saat memanfaatkan teknologi terkini.
Apa itu Chatbot?

Chatbot adalah robot yang diprogram khusus untuk menirukan percakapan manusia. Melalui chatbot, pelanggan bisa berinteraksi secara langsung dengan komputer seperti berkomunikasi dengan human agent. Apabila bisnis menggunakan chatbot, pelanggan tidak perlu lagi menghubungi hotline bisnis dan menghabiskan pulsa untuk mendapatkan solusi atas permasalahan yang mereka alami. Pelanggan bahkan bisa menghubungi chatbot bisnis lewat channel manapun yang mereka sukai. Sementara itu, chatbot dapat memenuhi permintaan pelanggan, menanggapi keluhan, mengirimkan email, memberikan rekomendasi produk, hingga menghubungkan pelanggan ke human agent untuk pelayanan membantu menyelesaikan permasalahan yang lebih kompleks dalam waktu singkat.
Selain teknologi yang semakin canggih, berikut ini beberapa keuntungan chatbot bagi bisnis:
- Menjalankan bisnis 24 jam di luar jam operasional
- Mengurangi biaya operasional bisnis
- Mengurangi beban kerja pegawai
- Melayani banyak pelanggan sekaligus
- Mengumpulkan dan menganalisis data pelanggan
- Dapat digunakan di banyak saluran
Tips Memilih Platform Chatbot
1. Pahami Kebutuhan Bisnis Anda
Setiap bisnis pasti memiliki kebutuhan berbeda. Dalam memilih platform chatbot untuk bisnis, memahami kebutuhan bisnis menjadi langkah paling dasar. Kamu bisa menentukan tujuan yang ingin dicapai, serta menentukan hal apa yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagai contoh, apabila tujuan utama untuk meningkatkan penjualan, kamu bisa membuat chatbot sales yang merekomendasikan produk berdasarkan riwayat belanja serta kebutuhan pelanggan.
2. Proses Pembuatan yang Mudah

Dengan segala kelebihan chatbot, masih banyak bisnis yang beranggapan kalau proses pembuatan chatbot sulit dan memakan banyak waktu. Pembuatan chatbot yang memakan banyak waktu, biaya, serta memiliki tingkat kesulitan tinggi jika dibuat dari awal (from scratch). Sebaliknya, kini segala macam skala bisnis bisa membuat chatbot dengan tanpa perlu keahlian coding, dibuat dalam waktu singkat, dan memerlukan biaya yang relatif terjangkau.
Kamu bisa menggunakan tool chatbot builder seperti OCA AI. Dengan chatbot builder OCA AI, kamu diberikan kebebasan untuk membuat chatbot sendiri menggunakan sistem drag-and-drop yang dipersonalisasi untuk bisnismu.
3. Pengintegrasikan Chatbot ke Sistem
Tips memilih platform chatbot untuk bisnis selanjutnya adalah harus dapat diintegrasikan dengan sistem atau aplikasi yang sudah ada. Misalnya, kamu menghubungkan chatbot dengan website bisnis atau WhatsApp bisnis untuk mendukung komunikasi yang lebih lancar antara bisnis dan pelanggan. Dengan mengintegrasikan chatbot ke sistem, operasional harian bisnis pun semakin mudah. Hal ini turut meningkatkan efisiensi kerja dan meminimalkan potensi human eror dalam melayani pelanggan.
4. Dukungan dan Layanan Pelanggan
Alasan utama adopsi chatbot karena ingin lebih mudah terhubung ke pelanggan dengan jauh lebih personal kapanpun itu. Memberikan dukungan pelanggan secara personal dapat dibangun melalui pembuatan karakter dan personality chatbot, alur percakapan, tampilan, gaya bahasa, dan respon chatbot. Melalui hal ini, chatbot dapat memberikan dukungan dan layanan pelanggan secara penuh sambil membangun identitas brand.
Rekomendasi Platform Chatbot untuk Bisnis
OCA AI by OCA Indonesia

OCA AI dari OCA Indonesia adalah platform pembuat chatbot yang dapat digunakan oleh siapapun. Dengan OCA AI, bisnis bisa memiliki chatbotnya sendiri tanpa harus merekrut karyawan dengan keahlian khusus seperti coding. Kemudahan tersebut bisa kamu rasakan melalui sistem drag-and-drop dalam proses pembuatan chatbot. Mulai dari membuat alur percakapan, menciptakan personality chatbot, dan uji coba semua dapat dilakukan melalui satu platform OCA AI. Selain itu, OCA AI dapat dihubungkan dengan CRM sehingga memungkinkan bisnis kamu menciptakan layanan pelanggan yang lebih responsif.
Adapun beberapa fitur dari OCA AI seperti berikut ini:
- Home: fitur ini akan menampilkan daftar chatbot yang pernah dibuat. Kamu pun dapat membuat chatbot baru dari menu Home dengan menekan tombol New Chatbot di pojok kanan atas.
- Entities: mengumpulkan berbagai diksi atau kalimat yang sering diberikan oleh customer kepada chatbot. Terdapat dua jenis Entities, yakni Entity Sinonim dan Entity RegEx. Entities tersebut akan membantu chatbot mendeteksi apa yang diinginkan oleh customer.
- Report: ketahui secara spesifik efektivitas penggunaan chatbot melalui filter. Visualisasi Report OCA AI akan menampilkan banyaknya interaksi di chatbot, lama interaksi, unique user yang sering berinteraksi, dan channel yang digunakan.
- Integration: hubungkan chatbot yang telah kamu buat ke berbagai channel komunikasi, seperti Instagram, WhatsApp, Facebook, Twitter, Telegram, dan Line.
Manychat
Manychat membuat pengembangan chatbot dengan mudah dan lebih cepat. Dilengkapi dengan API, Manychat dapat mengintegrasikan chatbot ke situs web bisnis. Platform chatbot Manychat dapat membantu bisnis mendorong jangkauan pelanggan lebih banyak. Manychat dapat menjadi solusi respon otomatis dari bisnis kepada pelanggan dengan mengandalkan kata kunci.
Chatbot dari Manychat sayangnya bukan menjadi solusi yang tepat untuk bisnis berskala besar. Ketika bisnis memiliki banyak pelanggan dan membutuhkan lebih dari sekadar support general, Manychat tidak bisa menghubungkan pelanggan dengan human agent untuk proses lanjutan. Selain itu, Manychat tidak dilengkapi dengan support email marketing, serta memiliki keterbatasan dalam proses integrasi.
Botsify
Platform penyedia chatbot Botsify menawarkan tingkat respons yang cepat untuk mengarahkan pelanggan menjadi prospek bisnis yang berkualitas. Botsify menawarkan tingkat retensi pelanggan. Selain itu, Botsify juga membantu bisnis berkomunikasi dengan pelanggan dalam multi-bahasa.
Botsify tidak dilengkapi dengan analitik chatbot, sehingga sulit bagi bisnis melacak perilaku pelanggan yang valid. Selain itu, kata kunci yang disusun pada chatbot sangat terbatas sehingga perlu dilakukan update berkala untuk menjadikan chatbot lebih cerdas dalam melayani pelanggan.
Chatfuel
Chatfuel menawarkan layanan chatbot tanpa coding yang dapat diintegrasikan ke platform media sosial, seperti Instagram untuk mengotomatisasi percakapan antara bisnis dan pelanggannya. Di samping Instagram, terdapat beberapa channel komunikasi milik Meta yang juga dapat diintegrasikan dengan chatbot dari Chatfuel, yaitu Facebook dan WhatsApp.
Di samping fiturnya yang dapat mengotomatisasi percakapan dan diintegrasikan ke berbagai media sosial, Chatfuel memiliki kelemahan pada kualitas templatenya. Kalau kamu ingin menciptakan template yang bagus, kamu harus banyak mengubah atau mengeditnya.
Dialogflow

Dialogflow adalah platform chatbot builder yang dikembangkan Google. Dialogflow merupakan sebuah platform chatbot builder yang dikembangkan oleh Google untuk membuat sebuah bot. Dialogflow dikembangkan menggunakan Natural language proceccing (NLP) dan Natural language understanding (NLU).
Ketika kamu mengalami kesulitan, Dialogflow tidak memiliki dukungan pelanggan yang optimal. Dari segi fleksibilitas, platform Dialogflow kurang fleksibel untuk kamu mengubah atau mengedit chatbot yang sudah dibuat sebelumnya. Kamu bahkan diharuskan untuk menghapus dan membuatnya dari awal. Hal ini tentu merepotkan dan membuang banyak waktu.
Landbot

Landbot adalah solusi chatbot tanpa kode yang mudah digunakan untuk percakapan. Bot percakapan ini mengombinasikan percakapan interaktif dan elemen UI untuk mengotomatiskan alur kerja chatbot. Landbot membantu mengoptimalkan tahap customer journey di web, WhatsApp, dan Messenger.
Kelemahan dari chatbot milik Landbot ialah tidak adanya fitur support 24 jam yang akan membantumu. Fitur keyword (kata kunci) pada chatbot dari Landbot sedikit lebih lambat ketika mendeteksi kata-kata yang mirip. Oleh karena itu, dalam proses pembuatannya kamu harus benar-benar merutekan dengan tepat agar chatbot tidak salah mendeteksi kebutuhan pelanggan.
Dengan memperhatikan tips memilih platform chatbot untuk bisnis di atas, kamu bisa lebih menyesuaikan teknologi chatbot mana yang pas dengan kebutuhan dan tujuan bisnis. Karena, chatbot yang efektif bukan hanya sebagai alat untuk meningkatkan interaksi pelanggan, melainkan juga dapat menjadi solusi yang meningkatkan efisiensi operasional serta pertumbuhan bisnis keseluruhan.
Kini, bisnismu pun dapat memiliki chatbot yang meningkatkan efisiensi dengan OCA AI. Hubungi kami dan dapatkan chatbotmu sekarang!

Leave a Reply