Tren Belanja Liburan

6 Tren Belanja di Musim Liburan Nataru

Tren Belanja Liburan
Tren Belanja Liburan. Source: OCA Indonesia

Musim libur seperti Natal dan Tahun Baru menjadi momen puncak aktivitas belanja. Pelanggan mencari hadiah dan keperluan untuk merayakan acara mereka, di sisi lain ada bisnis yang mengejar target akhir tahun. Musim liburan sekaligus menjadi kesempatan emas bagi bisnis memperkenalkan produk serta meraih angka penjualan lebih besar. Tak hanya itu, periode liburan memberikan peluang besar untuk membangun basis pelanggan dan memperkuat hubungan yang dapat mendorong pertumbuhan sepanjang tahun.

Namun, untuk memaksimalkan momen ini, bisnis harus mampu mengikuti tren belanja dan menyesuaikan strategi komunikasi dengan preferensi konsumen. Berdasarkan analisis global terhadap hampir 18.000 pembelanja liburan, berikut adalah enam tren belanja yang dapat menjadi panduan bisnismu di musim libur tahun ini.

Tren Belanja saat Liburan

1. Pelanggan Melakukan Perencanaan Lebih Awal

Setiap tahunnya, pelanggan semakin cepat dalam merencanakan belanja akhir tahun mereka. Data dari Meta menunjukkan, 22% mempersiapkannya dari Oktober, tetapi bulan November masih tetap mendominasi sebanyak 39%. Pada bulan Desember, hanya 27% pelanggan yang melakukan perencanaan belanja.

Artinya, sebagai bisnis kamu jangan menunda dalam membangun brand awareness yang dapat menarik calon pelanggan. Lakukanlah promosi yang dipersonalisasi sedini mungkin. Bahkan, jangan ragu untuk memulai percakapan lebih awal daripada kompetitormu. Keterlibatan yang mempengaruhi customer journey menjadi bagian dari rencana belanja pelanggan.

2. Aktivitas Online Meningkat Selama Musim Liburan

Selama liburan, 61% pelanggan menghabiskan lebih banyak waktu online dibandingkan waktu lainnya, terutama di era yang didominasi oleh Gen Z dan Milenial. Hal ini mendorong mereka untuk menemukan produk dan kategori baru yang paling sesuai. Bahkan, hadir lebih lama secara online mendorong pembelian impulsive dari sisi pelanggan. Lebih dari separuh pembelanja liburan mengaku menemukan brand atau produk baru melalui platform seperti WhatsApp.

Kesimpulannya? Manfaatkan kehadiran online bisnis dengan beriklan yang mengarahkan ke WhatsApp untuk menjangkau audiens baru, memulai percakapan, dan meningkatkan visibilitas.

3. Teknologi Meta Menjadi Bagian Penting dalam Perjalanan Belanja

Teknologi Meta seperti Facebook, Instagram, dan WhatsApp memainkan peran penting dalam setiap tahap perjalanan belanja konsumen, mulai dari penemuan hingga pembelian. Hampir sepertiga pembelanja liburan melakukan pembelian melalui platform ini, berkat fitur belanja terintegrasi yang mempermudah pengalaman belanja.

Bisnis yang memanfaatkan teknologi ini dapat memperkuat koneksi dengan pelanggan, meningkatkan penjualan, dan menciptakan pengalaman belanja yang lebih lancar.

4. Diskon dan Promosi Tetap Menjadi Daya Tarik Utama

Diskon dan promosi tak pernah ketinggalan dalam menarik perhatian. Banyak konsumen mencari alternatif produk atau brand yang lebih terjangkau, belum lagi saat dikombinasikan denagn diskon musiman. Hampir setengah konsumen global melakukan pembelanjaan saat ada diskon besar-besaran. Bagi bisnis, ini adalah waktu yang tepat untuk menonjolkan promosi, kupon, dan penawaran khusus yang menarik perhatian pelanggan yang sensitif terhadap harga.

5. Black Friday, Harbolnas, dan Tahun Baru Masih Mendominasi

Harbolnas. Source: Freepik

Belanja sepanjang tahun pasti banyak dilakukan oleh sebagian pelanggan. Namun, hari-hari belanja besar seperti Black Friday, Harbolnas, ataupun Diskon Tahun Baru akan selalu dinantikan oleh pelanggan. Mereka akan mengalokasikan sebagian besar anggaran pada hari-hari ini. 

Apa yang bisa dilakukan bisnis? Pastikan untuk melakukan planning dalam mengoptimalkan kampanye bisnis agar bisa memanfaatkan pengeluaran akhir tahun pelanggan lebih maksimal.

6. Pengaruh Teknologi Meta pada Mega Sales Days di Seluruh Dunia

Di semua kawasan, termasuk Asia Tenggara, teknologi Meta terbukti sangat berpengaruh pada perilaku belanja pelanggan selama Mega Sales Days. Hal ini terutama berlaku untuk konsumen Gen Z dan Milenial yang sangat terhubung dengan platform digital.

Bagi bisnis, penting untuk mempertimbangkan peran teknologi Meta dalam strategi pemasaran untuk menjangkau dan memengaruhi pembeli selama momen belanja besar ini.

Manfaatkan Tren Ini dengan WhatsApp Bisnis

Behavior belanja di musim liburan adalah kesempatan besar untuk menjangkau audiens baru dan meningkatkan penjualan. WhatsApp Bisnis, baik untuk reguler dan WhatsApp API memungkinkan bisnis terhubung dengan pelanggan di sepanjang buying journey mereka. Dari promosi awal hingga layanan pelanggan pasca pembelian, WhatsApp memberikan alat yang kuat untuk menciptakan hubungan yang lebih mendalam dengan pelanggan.

Dengan memahami tren ini dan mengintegrasikan strategi komunikasi yang tepat, bisnis kamu dapat memaksimalkan peluang yang ditawarkan musim liburan ini. Selamat menyambut musim belanja!

Buat Akun WhatsApp Resmi untuk Bisnismu dengan OCA

Ingin memanfaatkan peluang besar selama musim liburan? Bisnis kamu bisa membuat akun WhatsApp Resmi melalui partner terpercaya seperti OCA. Dengan OCA, bisnis dapat mengintegrasikan WhatsApp dengan berbagai saluran komunikasi lainnya, menciptakan pengalaman belanja yang lebih efektif, efisien, dan terpusat. Mulailah perjalanan menuju komunikasi bisnis yang lebih profesional dan terorganisir hari ini!


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *